PLB Temajuk Beroperasi, Biosekuriti Perbatasan Diperketat
Faktakalbar.id - Badan Karantina Kalimantan Barat memperketat pengawasan biosekuriti di pintu perbatasan Indonesia-Malaysia menyusul peresmian reaktivasi Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas
Faktakalbar.id - Badan Karantina Kalimantan Barat memperketat pengawasan biosekuriti di pintu perbatasan Indonesia-Malaysia menyusul peresmian reaktivasi Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Jumat (21/8/2026).
Langkah pengawasan tersebut disiagakan untuk mengantisipasi potensi penyebaran hama serta penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan antarnegara.
Peresmian reaktivasi jalur Temajuk menuju Telok Melano dipimpin oleh Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Makhruzi Rahman.
Seiring beroperasinya kembali akses pelintasan perbatasan tersebut, volume lalu lintas barang dan manusia diproyeksikan melonjak tajam.
Petugas karantina ditempatkan secara khusus di titik perbatasan untuk memeriksa kelayakan setiap komoditas perdagangan.
Fasilitas pemeriksaan fisik dan dokumen disiapkan guna memastikan seluruh produk memenuhi standar kesehatan hayati.
Kepala Karantina Kalbar Ferdi menyatakan kesiapan jajarannya mengawal ketat seluruh pelintasan komoditas di batas negara.
“Pembukaan kembali PLB Temajuk menjadi momentum penting bagi percepatan ekonomi masyarakat perbatasan. Karantina Kalbar siap bertugas di garis depan untuk memastikan setiap komoditas peternakan, perikanan, maupun pertanian yang melintas terjamin kesehatan dan keamanannya. Pengawasan ketat akan terus dilanjutkan demi melindungi sumber daya alam Indonesia dari ancaman hama serta penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan,” ungkap Ferdi.
Ferdi menegaskan bahwa lalu lintas produk pertanian dan peternakan tanpa dokumen resmi tidak akan diizinkan melintas.
Pengawasan ketat ini penting guna melindungi ekosistem pertanian serta kelangsungan sumber daya alam nasional dari ancaman wabah luar.
Setiap aktivitas perdagangan ekspor maupun impor di PLB Temajuk diwajibkan mengacu pada regulasi biosekuriti yang berlaku.
Karantina Kalbar terus berkoordinasi dengan otoritas keamanan perbatasan agar mekanisme pemeriksaan berjalan lancar.
Upaya perlindungan ini diharapkan mampu menekan risiko masuknya agen penyakit tanpa mengganggu kelancaran arus barang.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.