faktakalbar

Pertalite Langka di Ketapang, Bupati Minta Pertamina Kembalikan Distribusi SPBU Sesuai Kuota

Faktakalbar.id - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan antrean kendaraan di sejumlah SPBU mendorong Bupati Ketapang Alexander Wilyo meminta Pertamina mengembalikan distribusi Pertalite sesuai kuota.

Penulis: Natash Wednesday, 14 October 2026 📖 1 menit
Pertalite Langka di Ketapang, Bupati Minta Pertamina Kembalikan Distribusi SPBU Sesuai Kuota
Antrean kendaraan di SPBU menjadi perhatian di tengah terbatasnya pasokan Pertalite di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan antrean kendaraan di sejumlah SPBU mendorong Bupati Ketapang Alexander Wilyo meminta Pertamina mengembalikan distribusi Pertalite sesuai kuota.

Permintaan itu disampaikan dalam rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pertamina, Terminal Fuel Jobber Ketapang, dan Hiswana Migas di Kantor Bupati Ketapang, Senin (12/10/2026) malam.

Dalam rapat tersebut, dibahas terbatasnya pasokan BBM setelah penyaluran Pertalite dikurangi sementara untuk mengantisipasi kebutuhan hingga kapal pengangkut BBM dari Banten tiba.

Kapal tersebut dijadwalkan tiba paling lambat Rabu (14/10/2026), sedangkan pasokan tambahan ditargetkan mulai disalurkan dari Jobber ke SPBU paling lambat Kamis (15/10/2026).

“Mulai besok, distribusi Pertalite dari Jobber ke SPBU agar tetap sesuai kuota, tidak dikurangi. Sehingga diharapkan bisa memenuhi kebutuhan kita,” kata Alexander.

Ia meminta Pertamina dan pengelola Jobber memastikan kuota setiap SPBU terpenuhi setelah pasokan tambahan tiba.

Jadwal tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan masyarakat karena pemulihan distribusi bergantung pada kedatangan pasokan dan pelaksanaan penyaluran ke SPBU.

Selain persoalan pasokan, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang mengantre membeli BBM.

Salah satu upaya yang dibahas adalah penjualan Pertamax melalui pengecer dengan harga yang dinilai wajar.

Distribusi BBM juga akan diatur berdasarkan wilayah, yakni melalui Jobber Ketapang untuk daerah pesisir dan Depot Pertamina Pontianak untuk wilayah pedalaman.

Alexander mengatakan pemerintah daerah akan mengawasi pelaksanaan kesepakatan distribusi tersebut.

Ia berencana mengunjungi Jobber di Sukaharja pada Selasa (13/10/2026), kemudian memimpin pemeriksaan ke Jobber dan sejumlah SPBU pada Kamis (15/10/2026).

Pemeriksaan tersebut ditujukan untuk memastikan kuota penyaluran ke SPBU tidak dikurangi setelah pasokan tiba.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak membeli BBM secara berlebihan agar distribusi dapat kembali berjalan lancar.

Namun, kepastian pulihnya antrean masih bergantung pada realisasi kedatangan kapal dan penyaluran pasokan sesuai jadwal.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK