Pengemudi Pick Up Terpental Usai Tabrak Pagar Kolam di Jalan Lintas Selatan Kapuas Hulu
Faktakalbar.id - Pengemudi mobil pick up Isuzu Carry mengalami luka pada kaki kanan setelah kendaraannya menabrak pagar kolam di Jalan Lintas Selatan, Dusun Reret Indah, Desa Semangut Utara, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Faktakalbar.id - Pengemudi mobil pick up Isuzu Carry mengalami luka pada kaki kanan setelah kendaraannya menabrak pagar kolam di Jalan Lintas Selatan, Dusun Reret Indah, Desa Semangut Utara, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Kecelakaan tunggal tersebut melibatkan mobil Isuzu Carry 1.5 berwarna hitam dengan nomor polisi K 8097 JC yang dikemudikan Tarno.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan melaju dari arah Simpang Empat Suruk menuju Semangut Utara.
Saat melintas di depan tempat pencucian mobil milik Mulyadi, ban belakang sebelah kanan kendaraan dilaporkan pecah.
Kondisi tersebut membuat kendaraan oleng ke kiri jalan sebelum menabrak pagar kolam milik Surya.
Benturan itu menyebabkan pengemudi terpental keluar dari kendaraan.
Akibat kejadian tersebut, Tarno mengalami luka terbuka pada bagian kaki kanan dan harus mendapatkan penanganan medis.
Pengemudi kemudian dibawa ke RSUD Achmad Diponegoro Putussibau untuk menjalani perawatan.
Kerusakan kendaraan dan dampak kecelakaan tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian materiil sekitar Rp10 juta.
Lokasi kecelakaan berada di kawasan dekat permukiman warga dengan kondisi jalan menurun dan menikung ke kanan dari arah Putussibau menuju Sintang.
Marka jalan di lokasi berupa garis tidak terputus, sedangkan cuaca saat kejadian dilaporkan mendung dan berkabut.
Personel kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pendataan identitas pengemudi dan menangani kejadian tersebut.
Mobil yang terlibat kecelakaan masih berada di lokasi dan terparkir di sisi kiri jalan berdasarkan informasi awal.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama saat melintasi jalur dengan turunan dan tikungan.
Meski ban pecah disebut sebagai pemicu kejadian, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan seluruh faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.