faktakalbar

Pembangunan Jalan Semi-Tol Pelang Kepuluk Ketapang Dilanjutkan 417 Meter pada Anggaran 2026

Faktakalbar.id - Pembangunan ruas Jalan Pelang–Kepuluk di Kabupaten Ketapang berlanjut dengan penambahan jalan berkonstruksi tiang pancang sepanjang 417 meter pada tahun anggaran 2026.

Penulis: Wati Friday, 23 October 2026 📖 1 menit
Pembangunan Jalan Semi-Tol Pelang Kepuluk Ketapang Dilanjutkan 417 Meter pada Anggaran 2026
proyek jalan semi-tol Pelang–Kepuluk di Ketapang yang siap dilanjutkan pembangunannya sepanjang 417 meter pada tahun 2026. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Pembangunan ruas Jalan Pelang–Kepuluk di Kabupaten Ketapang berlanjut dengan penambahan jalan berkonstruksi tiang pancang sepanjang 417 meter pada tahun anggaran 2026.

Proyek jalan berkonsep semi-tol tersebut dialokasikan untuk menyambung struktur bangunan yang telah didirikan pada tahun 2025 lalu.

Pembangunan lanjutan ini masuk dalam skala prioritas daerah demi menuntaskan masalah konektivitas darat di Kabupaten Ketapang.

Alokasi anggaran tahun 2026 difokuskan pada penyempurnaan struktur tiang pancang di area rawa dan tanah labil.

Penerapan teknik konstruksi tiang pancang dinilai paling efektif untuk menjamin daya tahan struktur jalan jangka panjang.

Langkah ini diambil guna mencegah kerusakan jalan berulang yang kerap terjadi akibat kondisi geologi tanah setempat.

Jalur Pelang–Kepuluk memiliki peranan vital sebagai urat nadi transportasi darat yang menghubungkan hampir 70 persen kecamatan.

Penuntasan pengerjaan jalan semi-tol ini akan mempermudah aksesibilitas masyarakat dari wilayah pedalaman menuju Kota Ketapang.

Selain memperlancar mobilitas warga, akses jalan yang memadai diproyeksikan dapat menekan biaya logistik transportasi daerah.

Pemerintah daerah menempatkan pengerjaan koridor ini sebagai agenda infrastruktur utama yang dikawal secara berkelanjutan.

Pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran 2026 akan dilakukan sejak tahap lelang hingga pelaksanaan pengerjaan fisik.

Penyambungan struktur jalan 2025 dan 2026 diharapkan dapat mewujudkan lintasan transportasi darat yang bebas banjir.

Kelanjutan proyek ini mendapat perhatian luas dari masyarakat yang mendambakan sarana jalan aman dan nyaman.

Sinergi perencanaan anggaran daerah diarahkan untuk menjamin kelangsungan pengerjaan infrastruktur secara bertahap.

Kontraktor pelaksana diimbau untuk menjaga kualitas material bangunan sesuai dengan spesifikasi teknis yang disyaratkan.

Penyelesaian sambungan tiang pancang ini bakal melengkapi pengerjaan tahap sebelumnya yang kini sudah mencapai 85 persen.

Keberadaan jaringan jalan semi-tol ini diyakini mampu membuka isolasi ekonomi kawasan pedalaman di Ketapang.

Pelaksanaan pengerjaan fisik 2026 dijadwalkan berjalan langsung setelah penuntasan target pengerjaan tahap berjalan rampung.

Integrasi pengerjaan antar-tahun anggaran ini menjadi strategi utama dalam membangun jalan berkualitas di daerah rawa.

Keberlanjutan proyek jalan ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam meratakan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK