NASA Tangkap Kepulan Asap Karhutla di Kalimantan, Puluhan Ribu Titik Panas Terdeteksi di Indonesia
Faktakalbar.id - Satelit Terra milik NASA menangkap lapisan asap kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti wilayah Kalimantan bagian selatan pada Sabtu (3/10/2026) pagi.
Faktakalbar.id - Satelit Terra milik NASA menangkap lapisan asap kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti wilayah Kalimantan bagian selatan pada Sabtu (3/10/2026) pagi.
Citra tersebut memperlihatkan sebaran asap di kawasan Kalimantan saat aktivitas titik panas masih terdeteksi dalam jumlah tinggi.
Pada hari yang sama, data SiPongi Kementerian Kehutanan mencatat 20.928 titik panas di Indonesia dalam periode 24 jam terakhir.
Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak berdasarkan data tersebut, yakni mencapai 5.941 titik.
Kalimantan Barat berada di urutan berikutnya dengan 2.010 titik panas dalam periode pengamatan yang sama.
Sementara itu, Kalimantan Timur tercatat memiliki 1.360 titik panas dan Kalimantan Selatan sebanyak 897 titik.
Data tersebut dicatat SiPongi pada Sabtu pukul 11.15 WIB ketika citra satelit Terra menunjukkan adanya lapisan asap di bagian selatan Kalimantan.
Terra merupakan satelit pengamat Bumi milik NASA yang melintasi wilayah Indonesia setiap pagi.
Citra asap tersebut diperoleh melalui sensor Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer atau MODIS yang terpasang pada satelit Terra.
Citra dari sensor tersebut dapat diakses publik melalui platform NASA Worldview.
Sementara itu, data titik panas SiPongi berasal dari hasil pencitraan sejumlah satelit, yakni Terra dan Aqua, serta SNPP dan NOAA.
Jumlah titik panas menjadi salah satu indikator yang digunakan untuk memantau aktivitas kebakaran di suatu wilayah.
Namun, keberadaan titik panas tidak secara otomatis menunjukkan bahwa seluruh titik merupakan kebakaran hutan dan lahan.
Data tersebut tetap perlu dibaca bersama kondisi lapangan dan informasi pendukung lainnya untuk mengetahui perkembangan karhutla.
Sebaran asap yang tertangkap satelit menunjukkan dampak aktivitas kebakaran terhadap wilayah yang lebih luas di Kalimantan.
Kondisi tersebut juga berkaitan dengan kualitas udara di sejumlah kota yang berada di sekitar kawasan terdampak asap.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.