Musda V MABM Kapuas Hulu Bahas Pelestarian Budaya Melayu dan Peran Generasi Muda
Faktakalbar.id - Pelestarian budaya Melayu dan keterlibatan generasi muda menjadi salah satu perhatian dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Kapuas Hulu
Faktakalbar.id - Pelestarian budaya Melayu dan keterlibatan generasi muda menjadi salah satu perhatian dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Kapuas Hulu yang digelar Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung MABM Kabupaten Kapuas Hulu itu dibuka Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi dan dihadiri pengurus MABM, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan.
Dalam sambutannya, Sukardi menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Melayu agar tetap dikenal dan diterapkan oleh generasi penerus.
Nilai tersebut mencakup sopan santun, gotong royong, penghormatan terhadap sesama, serta semangat kekeluargaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, keberlanjutan budaya tidak hanya bergantung pada keberadaan lembaga adat, tetapi juga pada keterlibatan generasi muda dalam mengenal dan menjalankan nilai-nilai tersebut.
Ia berharap MABM terus berperan dalam memperkenalkan budaya Melayu kepada generasi penerus agar tradisi dan nilai adat tidak terputus oleh perubahan zaman.
Musda V menjadi salah satu forum organisasi untuk membahas langkah ke depan, termasuk merumuskan program yang mendukung pelestarian adat dan budaya Melayu di Kapuas Hulu.
Selain pelestarian budaya, MABM juga diharapkan berkontribusi dalam menjaga keharmonisan masyarakat yang memiliki latar belakang beragam.
Sukardi menilai nilai persaudaraan dan sikap saling menghargai perlu terus dijaga agar kehidupan masyarakat tetap harmonis.
Dalam forum tersebut, peserta juga diharapkan mengedepankan musyawarah dan mufakat ketika membahas arah kebijakan organisasi.
Perbedaan pendapat dinilai sebagai hal yang wajar selama disikapi dengan semangat persaudaraan dan saling menghormati.
Musda V MABM Kapuas Hulu diharapkan menghasilkan program yang relevan dengan kebutuhan pelestarian budaya serta memperkuat peran organisasi dalam kehidupan masyarakat.
Namun, hasil akhir musyawarah dan program kerja yang akan dijalankan masih perlu merujuk pada keputusan resmi forum tersebut.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.