faktakalbar

MotoGP Mandalika Diperkirakan Beri Dampak Ekonomi Hampir Rp5 Triliun

MotoGP Mandalika 2026 diproyeksikan memberi dampak ekonomi hampir Rp5 triliun, melibatkan 3.000 tenaga kerja lokal dan sekitar 600 UMKM.

Penulis: Clara Friday, 09 October 2026 📖 2 menit
MotoGP Mandalika Diperkirakan Beri Dampak Ekonomi Hampir Rp5 Triliun
MotoGP Mandalika 2026 diproyeksikan memberi dampak ekonomi hampir Rp5 triliun, melibatkan 3.000 tenaga kerja lokal dan sekitar 600 UMKM. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 diproyeksikan memberikan dampak ekonomi hampir Rp5 triliun. Ajang balap motor internasional ini diharapkan mampu mendorong aktivitas pariwisata, memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, NTB. Tahun ini menjadi tahun kelima Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP Mandalika sejak 2022.

Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Maya Watono, mengatakan MotoGP tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan balapan selama tiga hari. Ajang ini juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas, mengembangkan destinasi wisata, dan menggerakkan ekonomi lokal.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, MotoGP Mandalika diperkirakan melibatkan hingga 3.000 tenaga kerja lokal serta sekitar 600 UMKM. Aktivitas ekonomi yang terdorong mencakup sektor penginapan, kuliner, transportasi, perdagangan, dan berbagai layanan pariwisata lainnya.

Dampak terhadap sektor transportasi juga terlihat dari penambahan penerbangan menuju NTB. Berdasarkan data InJourney Airports, terdapat 66 penerbangan tambahan di Bandara Internasional Lombok selama periode penyelenggaraan MotoGP 2026.

Tambahan penerbangan tersebut terdiri atas 48 penerbangan reguler tambahan, 11 penerbangan sewa atau charter, empat penerbangan dengan penggantian pesawat ke ukuran lebih besar, serta tiga penerbangan untuk penempatan pesawat. Sementara itu, tingkat hunian akomodasi di sekitar Mandalika dilaporkan mendekati 100 persen menjelang balapan.

Minat masyarakat terhadap MotoGP Mandalika juga menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah penonton tercatat sebanyak 102.929 orang pada 2023, kemudian naik menjadi 121.252 orang pada 2024, dan mencapai 140.324 orang pada 2025. Peningkatan tersebut memperkuat potensi Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga atau sport tourism.

Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menilai penyelenggaraan MotoGP selama lima tahun terakhir memberikan pengaruh terhadap perkembangan ekosistem pariwisata NTB. Menurutnya, peningkatan lalu lintas wisatawan turut diikuti pertumbuhan aktivitas hotel, restoran, penerbangan, dan berbagai sektor usaha lainnya.

Selain dampak ekonomi langsung, MotoGP Mandalika juga menjadi sarana promosi Indonesia di pasar internasional. Dengan basis penggemar global dan jangkauan siaran lintas negara, ajang ini membuka peluang untuk memperkenalkan destinasi wisata, budaya, produk ekonomi kreatif, serta kemampuan Indonesia menyelenggarakan acara olahraga berskala dunia.

Penyelenggara berharap manfaat MotoGP dapat berlanjut setelah balapan selesai, terutama melalui peningkatan peluang usaha, pengembangan tenaga kerja lokal, dan pertumbuhan pariwisata di NTB. Namun, proyeksi dampak ekonomi hampir Rp5 triliun tersebut merupakan perkiraan untuk penyelenggaraan 2026, bukan angka realisasi final setelah acara berlangsung.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK