faktakalbar

Morgan Stanley Borong Jutaan Saham GOTO di Harga Rp 23

Perusahaan Investasi Global Transaksikan Rp 87,3 Miliar, Perkuat Kepemilikan Saham Menjadi 5,15 Persen

Faktakalbar.id - Perusahaan investasi Morgan Stanley & Co. International Plc kembali memborong saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) di bawah harga gocap, yakni Rp 23 per lembar dengan total transaksi mencapai Rp 87,30 miliar.

Penulis: Rama 📍 Jakarta Thursday, 27 August 2026 📖 1 menit
Morgan Stanley Borong Jutaan Saham GOTO di Harga Rp 23
GOTO. (YouTube Gojek Indonesia)

Faktakalbar.id - Perusahaan investasi global, Morgan Stanley & Co. International Plc, tercatat kembali menambah porsi kepemilikan sahamnya di emiten teknologi Tanah Air, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Aksi korporasi tersebut dilakukan dengan memborong miliaran lembar saham GOTO jauh di bawah harga nominal pasar atau harga "gocap" (Rp 50).

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (27/8/2026), transaksi pembelian saham oleh Morgan Stanley tersebut dilakukan dengan status kepemilikan langsung pada Jumat (21/8/2026) lalu. Pembelian saham dilaksanakan secara bertahap dalam dua transaksi, yakni sebanyak 3.138.522.500 lembar dan 657.341.400 lembar saham biasa.

Dalam aksi borong saham tersebut, Morgan Stanley mengeksekusi pembelian pada harga Rp 23 per lembar saham. Jika diakumulasikan, lembaga keuangan internasional ini merogoh kocek hingga sekitar Rp 87,30 miliar untuk merampungkan transaksi tersebut.

Melalui aksi korporasi ini, Morgan Stanley berhasil memperkuat cengkeraman kepemilikan sahamnya di GOTO menjadi 59.368.333.838 lembar saham, dari sebelumnya yang tercatat sebanyak 55.572.469.938 lembar saham. Dengan demikian, hak suara (voting rights) yang dimiliki Morgan Stanley di GOTO kini resmi meningkat menjadi sebesar 5,1563 persen.

Pergerakan Saham GOTO Masih Stagnan

Di sisi lain, pergerakan harga saham GOTO di lantai bursa terpantau masih tertahan. Hingga pembukaan perdagangan sesi II pada Kamis (27/8/2026), harga saham GOTO tercatat stagnan di level Rp 50 per lembar saham. Pergerakan harga saham emiten ekosistem digital ini tercatat cenderung tidak mengalami perubahan berarti selama tiga bulan perdagangan terakhir.

Selain pergerakan harga yang stagnan, saham GOTO juga masih menghadapi tekanan dari aktivitas aksi lepas saham oleh investor asing. Sepanjang tahun berjalan 2026, saham GOTO mencatatkan nilai jual bersih investor asing (net foreign sell) yang mencapai Rp 2,02 triliun. 

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK