Merambat ke Limbah Sawit, Pembakaran Sampah Picu Kebakaran Lahan di Pusat Damai Parindu
Faktakalbar.id - Kebakaran lahan seluas 0,3 hektare terjadi di Dusun Tani Jaya, Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau pada Sabtu, 12 September 2026 sore. Peristiwa yang melanda area pemukiman pada pukul 17.15 WIB tersebut dipicu ole…
Faktakalbar.id - Kebakaran lahan seluas 0,3 hektare terjadi di Dusun Tani Jaya, Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau pada Sabtu, 12 September 2026 sore.
Peristiwa yang melanda area pemukiman pada pukul 17.15 WIB tersebut dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di samping rumah milik seorang warga berinisial B berusia 60 tahun.
Bara api dari pembakaran sampah tersebut dengan cepat membesar akibat tertiup angin dan menjalar ke tumpukan tandan kosong kelapa sawit di area lahan kering sekitarnya.
Petugas dari Polsek Parindu bersama Badan Pemadam Kebakaran Kecamatan Parindu langsung meluncur ke titik koordinat 0.2158, 110.4235 usai menerima laporan warga.
Sebanyak 10 personel kepolisian bersama 20 personel pemadam swasta mengisolasi titik api guna mencegah rambatan menuju bangunan rumah di dekat lokasi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan tanpa pengawasan. Kondisi lahan yang kering membuat api sangat mudah membesar dan menjalar, seperti yang terjadi dalam peristiwa ini. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran sejak dari sumbernya," kata Kapolsek Parindu Sutuno.
Penanganan di lapangan membutuhkan kerja ekstra mengingat limbah tangkos kelapa sawit menyimpan bahan bakar organik yang sangat mudah terbakar.
Pembasahan intensif diarahkan pada tumpukan limbah kelapa sawit agar bara api di bagian bawah tidak memicu letupan api susulan.
Seluruh jilatan api akhirnya berhasil dijinakkan secara total pada pukul 19.30 WIB tanpa ada laporan korban jiwa maupun kerugian bangunan.
Aparat kepolisian mengimbau para pemilik kebun untuk menata pembuangan limbah sawit jauh dari jangkauan sumber api terbuka.
Kesadaran warga dalam mengawasi sisa pembakaran sampah menjadi kunci utama pencegahan kebakaran di area perkebunan rakyat.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.