Mengabaikan Jarak Aman Saat Nyalip Berujung Fatal di Jalan Sosok–Sanggau
Faktakalbar.id - Insiden Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Sosok–Sanggau menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan agar tidak memaksakan diri mendahului kendaraan berukuran besar.
Faktakalbar.id - Insiden Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Sosok–Sanggau menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan agar tidak memaksakan diri mendahului kendaraan berukuran besar.
Peristiwa berbahaya tersebut menelan satu korban jiwa setelah sepeda motor terjatuh di sekitar lintasan truk tangki Pertamina.
Manuver mendahului yang terburu-buru kerap memicu benturan mematikan dari arah berlawanan akibat ruang gerak yang sempit.
Kapolsek Tayan Hulu Trisna Mauludi meminta masyarakat pengguna jalan untuk senantiasa memperhitungkan jarak aman sebelum melakukan manuver salip.
“Pengendara harus memastikan kondisi jalan, jarak aman dan situasi dari arah berlawanan sebelum melakukan manuver. Jangan memaksakan diri untuk mendahului apabila ruang dan jarak tidak memungkinkan karena risikonya dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Trisna Mauludi.
Pengendara disarankan ekstra waspada saat berada di sekitar truk tangki mengingat area celah pandang pengemudi kendaraan besar sangat terbatas.
Kedisiplinan mematuhi aturan serta pengendalian kecepatan menjadi faktor krusial untuk mencegah tragedi serupa berulang di jalan raya.
“Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama, bukan kecepatan untuk sampai ke tujuan. Kami mengajak seluruh masyarakat Tayan Hulu dan pengguna Jalan Raya Sosok–Sanggau untuk selalu berhati-hati, menjaga jarak aman dan tidak melakukan manuver yang berisiko,” katanya.
Langkah penindakan hukum serta penataan lalu lintas terus ditingkatkan guna mempertegas tanggung jawab keselamatan bersama di jalur transportasi Sanggau.
Pengendara diminta mengutamakan keselamatan jiwa di atas kepentingan tiba cepat di lokasi tujuan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.