faktakalbar

Luas Wilayah Ketapang Jadi Tantangan Penanganan Karhutla, Kesiapsiagaan Ditekankan

Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla menjadi perhatian di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dengan pemerintah daerah menekankan pentingnya deteksi dini dan respons cepat untuk mencegah api meluas.

Penulis: Natash Thursday, 17 September 2026 📖 1 menit
Luas Wilayah Ketapang Jadi Tantangan Penanganan Karhutla, Kesiapsiagaan Ditekankan
Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat menerima audiensi Kapolres Ketapang yang baru di Ruang Kerja Bupati Ketapang, Kamis (17/9/2026). (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla menjadi perhatian di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dengan pemerintah daerah menekankan pentingnya deteksi dini dan respons cepat untuk mencegah api meluas.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat menerima audiensi dan silaturahmi Kapolres Ketapang yang baru di Ruang Kerja Bupati Ketapang, Kamis (17/9/2026).

Alexander mengatakan luas wilayah Ketapang dan keberadaan sejumlah kawasan rawan kebakaran membutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai pihak.

Menurutnya, potensi kebakaran perlu diidentifikasi sejak awal agar penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.

“Jangan tunggu api membesar baru kita bergerak. Begitu ada potensi kebakaran, segera laporkan dan segera ditangani. Kecepatan respons sangat menentukan agar api tidak meluas,” tegas Alexander.

Ia menyebut pencegahan karhutla perlu dilakukan melalui pemetaan kawasan rawan kebakaran.

Langkah tersebut juga perlu disertai patroli dan pengawasan di wilayah yang memiliki potensi terjadi kebakaran.

Deteksi dini menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas.

Kesiapan personel dan sarana pemadaman juga dinilai diperlukan untuk mempercepat penanganan ketika kebakaran ditemukan.

Selain penanganan di lapangan, pemerintah daerah mendorong edukasi kepada masyarakat terkait bahaya pembakaran lahan yang tidak terkendali.

Pembakaran lahan yang tidak terkendali dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat.

Alexander mengatakan dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan.

Menurutnya, kebakaran juga dapat mengganggu kesehatan, keselamatan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Alexander juga menyambut koordinasi bersama Kapolres Ketapang yang baru.

Ia berharap komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan jajaran Polres Ketapang dapat semakin solid dalam menghadapi potensi karhutla.

“Kita satukan informasi, kita satukan langkah, dan ketika ada kejadian kita bergerak bersama. Ketapang ini rumah kita bersama, sehingga lingkungan dan keselamatannya juga harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK