Lahan Adat di Tayan Hilir Sanggau Ludes Terbakar Asap Tebal Ancam Warga
Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Bukit Gunung Emas Dusun Seraya Desa Kawat Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau
Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Bukit Gunung Emas Dusun Seraya Desa Kawat Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau pada Minggu sore.
Peristiwa kebakaran yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB tersebut menghanguskan lahan tanah mineral dengan vegetasi rapat seluas 0,5 hektare.
Lokasi kebakaran yang berada di area perbukitan dengan ketebalan vegetasi mencapai 30 sentimeter menjadi tantangan berat bagi tim pemadam di lapangan.
Sebanyak 40 personel gabungan dari unsur kepolisian, TNI, petugas perusahaan, hingga warga lokal dikerahkan untuk melokalisasi pergerakan titik api.
Petugas menerjunkan armada truk tangki berkapasitas 10.000 liter serta kendaraan pendukung lain guna menyuplai kebutuhan air di lokasi perbukitan.
Titik api yang membakar kawasan tersebut diketahui merupakan sisa kebakaran sebelumnya yang kembali menyala akibat cuaca kering.
Kapolsek Tayan Hilir Kusdarwanto menjelaskan bahwa pemadaman di area vegetasi tebal membutuhkan kerja ekstra agar api tidak kembali menyebar.
"Penanganan kebakaran ini tidak bisa dilakukan sendiri. Kami bersama TNI, pemerintah daerah, perusahaan, petugas kehutanan, pemadam kebakaran, dan masyarakat bergerak bersama agar api dapat segera dikendalikan. Yang paling penting adalah memastikan bara yang masih tersisa tidak berkembang dan meluas ke area lain," kata Kusdarwanto.
Kusdarwanto menuturkan bahwa penyiraman difokuskan pada sisa bara api yang tersembunyi di bawah tumpukan vegetasi kering.
Ia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan seluruh pihak untuk tidak memicu percikan api di sekitar kawasan hutan.
"Pencegahan sejak dini merupakan langkah penting karena api di lahan dengan vegetasi kering dapat berkembang dengan cepat dan menyulitkan proses penanganan," tambahnya.
Hingga saat ini penyebab pasti munculnya titik api di area hutan adat milik bersama tersebut masih belum diketahui secara pasti.
Petugas terus melakukan pemantauan ketat di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik panas susulan yang berpotensi meluas.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.