Ketua Umum Khatulistiwa Shooting Club Dorong Atletnya Tampil Di Kejurnas Menembak PB Perbakin
Faktakalbar.id - Ketua Khatulistiwa Shooting Club Pontianak, H. Baihaqi Hendri, menghimbau Perbakin Kalimantan Barat agar segera mengikutsertakan atlet-atlet menembak berprestasi ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang diselenggarakan oleh PB Perbakin pusat dalam waktu dekat.
Faktakalbar.id - Ketua Khatulistiwa Shooting Club Pontianak, H. Baihaqi Hendri, menghimbau Perbakin Kalimantan Barat agar segera mengikutsertakan atlet-atlet menembak berprestasi ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang diselenggarakan oleh PB Perbakin pusat dalam waktu dekat.
Himbauan tersebut disampaikan menyusul capaian gemilang dua atlet muda Kalbar dari Khatulistiwa Shooting Club , yakni Neody Altamis X.D dan Dowty Altamis X.D, yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat kota hingga provinsi.
Neody Altamis X.D sukses meraih juara 1 pada kelas air pistol putra, sementara Dowty Altamis X.D meraih juara 1 di kelas air rifle putra dalam kejuaraan antar klub yang diselenggarakan Perbakin Kota Pontianak beberapa waktu lalu.
Prestasi keduanya berlanjut di ajang Kejuaraan Provinsi Kalimantan Barat pada 9 Agustus 2026, di mana Neody kembali meraih juara 1 sekaligus medali emas di nomor air pistol 10 meter putra, sedangkan Dowty meraih juara 2 dan medali perak di nomor air rifle 10 meter putra sebagai bagian dari kontingen Perbakin Kota Pontianak.
Menurut Baihaqi, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa Kalimantan Barat memiliki atlet potensial yang layak bersaing di tingkat nasional. Ia menilai momentum ini tidak boleh disia-siakan, terlebih Kejurnas PB Perbakin akan segera digelar dalam waktu dekat.
Ia menegaskan, Kejuaraan Nasional Menembak Antar Pengprov 2026 yang diselenggarakan oleh PB Perbakin akan berlangsung pada 21 hingga 26 Agustus 2026 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, serta Lapangan Tembak Cikupa, Tangerang. Ajang tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan 66 tahun PB Perbakin.
Selain itu, kejuaraan ini memiliki nilai strategis karena menjadi babak kualifikasi (BK) menuju PON XXII/2028 Nusa Tenggara.
“Waktu pelaksanaan sudah sangat dekat. Kalau tidak segera diputuskan, kita khawatir atlet yang sudah siap ini justru kehilangan kesempatan bertanding di ajang nasional,” kata Baihaqi.
Ia menambahkan, partisipasi dalam Kejurnas tidak hanya soal prestasi jangka pendek, tetapi juga bagian dari proses pembinaan jangka panjang atlet daerah.
Ia juga menyampaikan bahwa dukungan tidak hanya datang dari tingkat provinsi, tetapi Perbakin Kota Pontianak juga harus berperan aktif dalam mendorong dan memperjuangkan atlet-atletnya.
“Perbakin kota harus mendorong Perbakin Kalbar supaya atlet-atlet berprestasi ini bisa diikutsertakan ke Kejurnas. Ini bukan hanya soal keikutsertaan, tapi bagaimana kita memberi kesempatan kepada mereka untuk berkembang dan membawa nama daerah,” tegas Baihaqi.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa persiapan menuju Kejurnas tidak hanya berkaitan dengan teknis latihan, tetapi juga menyangkut aspek pendukung seperti akomodasi, transportasi, serta kebutuhan atlet selama mengikuti kejuaraan.
“Perbakin Kalbar juga harus cepat mempersiapkan segala hal, termasuk akomodasi atlet dan kebutuhan lainnya. Jangan sampai atlet yang sudah siap justru terkendala hal-hal non-teknis,” tambahnya.
Baihaqi optimistis, jika diberi kesempatan tampil di tingkat nasional, kedua atlet tersebut mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kalimantan Barat di kancah nasional.
“Kami yakin atlet-atlet ini bisa berprestasi di tingkat nasional. Ini kesempatan besar untuk mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Barat di kejuaraan menembak tingkat pusat. Jangan sampai Kalbar justru dianggap gagal hanya karena tidak mengirimkan atlet-atlet terbaiknya ke ajang nasional,” pungkasnya.
Dengan waktu pelaksanaan Kejurnas yang semakin dekat, dorongan ini diharapkan segera mendapat respon serius dari Perbakin Kalbar agar proses persiapan dapat berjalan maksimal dan atlet tidak kehilangan momentum emas untuk bersaing di tingkat nasional.
DHN
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.