Kenapa Tidur Cukup tapi Tetap Bangun dalam Kondisi Lelah? Ini Penjelasan Ahli
Sudah tidur 7–8 jam tetapi masih bangun dalam kondisi lelah? Simak penjelasan ahli mengenai berbagai penyebabnya, mulai dari kualitas tidur hingga kondisi kesehatan tertentu.
Faktakalbar.id — Banyak orang menganggap tidur selama tujuh hingga delapan jam sudah cukup untuk memulihkan energi. Namun, tidak sedikit yang justru tetap merasa lelah, mengantuk, atau kurang bertenaga saat bangun di pagi hari.
Menurut para ahli kesehatan, durasi tidur bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas istirahat. Kondisi tubuh, pola hidup, hingga gangguan kesehatan tertentu juga dapat memengaruhi bagaimana seseorang merasa setelah bangun tidur.
Kualitas Tidur Lebih Penting daripada Durasi
Seseorang bisa saja tidur selama delapan jam, tetapi jika tidurnya sering terbangun atau tidak mencapai fase tidur yang dalam, tubuh tetap tidak mendapatkan waktu pemulihan yang optimal.
Gangguan seperti sering terbangun di malam hari, suara bising, atau penggunaan gawai sebelum tidur dapat menurunkan kualitas tidur tanpa disadari.
Pola Hidup yang Kurang Sehat
Kebiasaan mengonsumsi kafein pada malam hari, makan terlalu larut, kurang berolahraga, hingga stres berkepanjangan juga dapat membuat tubuh tetap terasa lelah meskipun waktu tidur sudah cukup.
Selain itu, jadwal tidur yang tidak teratur dapat mengganggu ritme sirkadian atau "jam biologis" tubuh sehingga kualitas istirahat menjadi kurang maksimal.
Bisa Menjadi Tanda Gangguan Kesehatan
Rasa lelah yang terus-menerus setelah tidur juga dapat berkaitan dengan beberapa kondisi medis, seperti:
- Sleep apnea atau henti napas saat tidur.
- Anemia.
- Gangguan tiroid.
- Diabetes.
- Kekurangan vitamin, seperti vitamin D atau vitamin B12.
- Gangguan kecemasan dan depresi.
Apabila keluhan berlangsung dalam waktu lama atau disertai gejala lain, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Cara Meningkatkan Kualitas Tidur
Untuk membantu tubuh memperoleh istirahat yang lebih berkualitas, para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana, antara lain:
- Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari.
- Menghindari penggunaan ponsel atau laptop sekitar satu jam sebelum tidur.
- Membatasi konsumsi kopi dan minuman berkafein pada sore atau malam hari.
- Menjaga kamar tetap nyaman, tenang, dan gelap.
- Berolahraga secara rutin, tetapi tidak terlalu dekat dengan waktu tidur.
Dengan menerapkan kebiasaan tersebut, kualitas tidur dapat meningkat sehingga tubuh terasa lebih segar saat bangun di pagi hari.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.