faktakalbar

Kemarau Panjang Tekan Distribusi, Sejumlah Harga Bahan Pokok di Kubu Raya Naik

Faktakalbar.id - Ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional dan toko sembako Kabupaten Kubu Raya dipantau polisi di tengah kemarau panjang yang berlangsung di wilayah tersebut.

Penulis: Wati Thursday, 24 September 2026 📖 2 menit
Kemarau Panjang Tekan Distribusi, Sejumlah Harga Bahan Pokok di Kubu Raya Naik
Ilustrasi sembako di jual di pasar. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional dan toko sembako Kabupaten Kubu Raya dipantau polisi di tengah kemarau panjang yang berlangsung di wilayah tersebut.

Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi stok sekaligus perkembangan harga bahan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Polres Kubu Raya melalui jajaran polsek juga mengantisipasi kemungkinan adanya penahanan stok atau permainan harga oleh pihak tertentu.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Ade mengatakan kondisi kemarau dapat memberikan tekanan terhadap distribusi dan pasokan bahan pokok.

“Polri hadir untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan harganya masih dalam batas yang wajar. Kami melakukan pengecekan langsung di lapangan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan kondisi kemarau panjang untuk menimbun barang atau memainkan harga demi keuntungan pribadi,” kata Ade, Selasa (22/9/26).

Menurut Ade, persoalan distribusi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan karena karakteristik wilayah Kubu Raya memiliki sejumlah kawasan perairan.

Sebagian kebutuhan pokok untuk wilayah tersebut didatangkan dari distributor di Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak.

Jarak pengiriman yang relatif jauh dapat meningkatkan biaya transportasi dan memengaruhi harga barang di tingkat konsumen.

Pemantauan dilakukan untuk melihat kondisi pasokan sebelum gangguan distribusi berdampak lebih luas.

Dari pengecekan yang dilakukan, sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan harga.

Beras dan minyak goreng menjadi dua komoditas yang mengalami perubahan harga dalam pemantauan tersebut.

Namun, polisi menyebut kenaikan itu masih berada dalam batas yang wajar dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.

“Kenaikan harga pada beberapa komoditas masih dalam batas yang dapat dipahami karena ada faktor distribusi dan biaya pengiriman, khususnya untuk wilayah perairan. Yang menjadi perhatian kami adalah jangan sampai kondisi tersebut dimanfaatkan untuk melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara tidak wajar,” ujar Ade.

Selain melihat harga, petugas juga memeriksa ketersediaan barang di tingkat pedagang.

Pengawasan tersebut diarahkan untuk mendeteksi lebih awal apabila terjadi kelangkaan atau penurunan pasokan.

Polisi juga mengimbau pedagang dan pelaku usaha menjaga perdagangan tetap berjalan secara wajar.

Ade mengatakan masyarakat dapat menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar.

“Yang kami jaga bukan hanya harga, tetapi ketenangan masyarakat. Masyarakat tidak perlu khawatir selama pasokan tersedia dan distribusi berjalan. Jika menemukan sesuatu yang tidak wajar, silakan informasikan kepada kepolisian agar dapat kami tindak lanjuti,” tegas Ade.

Pemantauan stok dan harga akan dilanjutkan oleh Polres Kubu Raya bersama jajaran polsek di wilayah masing-masing.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK