Kemarau dan Kabut Asap Masih Terjadi di Sekadau, Warga Tapang Semadak Diimbau Tidak Membakar Lahan
Faktakalbar.id - Kondisi musim kemarau dengan intensitas hujan yang masih rendah dan kabut asap yang belum sepenuhnya hilang menjadi perhatian di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat (16/10/2026). Di Dusun Tapang Semadak, Desa Tapang Semadak,…
Faktakalbar.id - Kondisi musim kemarau dengan intensitas hujan yang masih rendah dan kabut asap yang belum sepenuhnya hilang menjadi perhatian di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat (16/10/2026).
Di Dusun Tapang Semadak, Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir, sebanyak 4.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Penyaluran dimulai sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau.
Warga membawa ember, baskom, galon, dan drum untuk menampung air yang dibagikan di dusun tersebut.
Distribusi melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Tapang Semadak Aipda Arie Susilo, perwakilan Humas PT MPE, Kepala Dusun Tapang Semadak Amat, dan personel pemadam kebakaran.
Di tengah kondisi cuaca kering, pencegahan kebakaran hutan dan lahan juga menjadi perhatian karena pembakaran lahan berpotensi memperburuk kondisi lingkungan dan kabut asap.
Plt Kasi Humas Polres Sekadau Ipda Iwan Kurniawan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar selama kondisi cuaca masih kering.
"Pencegahan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan peran bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan agar kondisi lingkungan tidak semakin memburuk," tutup Ipda Iwan.
Ia juga menyampaikan harapan agar hujan turun dengan intensitas yang cukup sehingga ketersediaan air dan kondisi lingkungan dapat berangsur pulih.
"Selama musim kemarau, penyaluran air bersih terus diupayakan untuk membantu warga yang membutuhkan. Kami berharap hujan segera turun dengan intensitas yang cukup agar ketersediaan air membaik dan kondisi lingkungan berangsur pulih," ujar Ipda Iwan.
Penyaluran air bersih kepada warga Tapang Semadak menjadi salah satu bentuk penanganan kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.
Sementara itu, pencegahan kebakaran lahan membutuhkan perhatian terhadap kondisi cuaca dan aktivitas pembukaan lahan di lingkungan sekitar.
Masyarakat diharapkan menghindari pembakaran lahan serta melaporkan potensi kebakaran kepada petugas setempat agar dapat ditangani lebih awal.
Upaya menjaga ketersediaan air bersih dan mencegah kebakaran lahan menjadi dua hal penting dalam menghadapi dampak musim kemarau di wilayah Sekadau.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.