faktakalbar

Kebakaran di Balai Benih Hortikultura Sanggau Hanguskan Traktor dan Puluhan Karung Pupuk

Faktakalbar.id - Kebakaran hebat melanda fasilitas perkantoran UPTD Balai Benih Hortikultura Sanggau di Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, pada Minggu (9/8/2026) malam.

Penulis: Natash Monday, 10 August 2026 📖 1 menit
Kebakaran di Balai Benih Hortikultura Sanggau Hanguskan Traktor dan Puluhan Karung Pupuk
Kondisi barang-barang pertanian yang hangus terbakar di area Balai Benih Hortikultura Sanggau. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kebakaran hebat melanda fasilitas perkantoran UPTD Balai Benih Hortikultura Sanggau di Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, pada Minggu (9/8/2026) malam.

Kobaran api membumihanguskan seluruh isi Gudang 3 yang dipinjamkan kepada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kapuas.

Berdasarkan pendataan awal, material pertanian milik BPP yang hangus meliputi satu unit traktor, 70 karung pupuk NPK 15-15-15, 10 kotak belerang, serta 10 dus racun tikus.

Penjaga kantor, Stefanus Tasit, pertama kali melaporkan kemunculan titik api dari atap gudang sekitar pukul 20.45 WIB.

Tim gabungan dari Damkar Kabupaten Sanggau, BPBD, Manggala Agni, KPH Sanggau Timur, hingga Damkar Yayasan Bhakti Sentosa dikerahkan untuk melokalisasi kobaran api.

Setelah berjuang selama dua jam lebih, petugas gabungan akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api pada pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Kapuas Iptu Marianus memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, sementara total kerugian materiil masih dalam proses penghitungan.

“Kami sudah mendatangi lokasi, mengamankan informasi awal dan meminta keterangan dari saksi. Untuk penyebab kebakaran, kami belum dapat menyimpulkan karena masih memerlukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” ujar Iptu Marianus.

Pihak kepolisian menaruh perhatian khusus pada lokasi kejadian mengingat Gudang 3 tersebut diketahui tidak memiliki aliran listrik dan berada di area steril dari masyarakat umum.

Tim penyidik mendalami kemungkinan adanya interaksi zat dari tumpukan belerang dan racun kimia yang disimpan di dalam ruang tertutup.

“Yang paling penting saat ini memastikan lokasi sudah aman dan seluruh fakta di lapangan dapat dikumpulkan dengan baik. Kami akan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sanggau untuk membantu pemeriksaan sehingga penyebab kebakaran dapat diketahui berdasarkan hasil penyelidikan, bukan berdasarkan dugaan semata,” tegas Marianus.

Kasus kebakaran di lingkungan UPTD Balai Benih Hortikultura Sanggau ini kini ditangani intensif oleh Unit Reskrim Polsek Kapuas bersama Tim Identifikasi Polres Sanggau.

Kepolisian mengimbau seluruh pengelola gedung penyimpan bahan kimia pertanian untuk meningkatkan prosedur keselamatan guna mengantisipasi kejadian serupa.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK