Karhutla Terjadi di Jelai Hulu Ketapang, Petugas Berupaya Cegah Api Meluas ke Area Lain
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Sabtu (19/9/2026).
Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Sabtu (19/9/2026).
Personel Koramil 1203-14/Jelai Hulu bersama pihak terkait melakukan pemadaman untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area lainnya.
Pemadaman dilakukan dengan mengerahkan personel ke lokasi kebakaran dan menggunakan peralatan yang tersedia di lapangan.
Kondisi cuaca yang cukup kering menjadi salah satu kondisi yang dihadapi petugas saat melakukan penanganan kebakaran.
Selain memadamkan api, petugas melakukan pemantauan terhadap area sekitar lokasi kebakaran.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Penanganan Karhutla tersebut dilakukan jajaran Kodim 1203/Ketapang bersama pihak terkait di wilayah Kecamatan Jelai Hulu.
Danramil 1203-14/Jelai Hulu mengatakan penanganan kebakaran membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat.
“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya dapat merugikan banyak pihak, baik terhadap kesehatan, lingkungan, maupun aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Selain pemadaman, Babinsa di wilayah Jelai Hulu juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla.
Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar lingkungan mereka.
Laporan sejak awal diharapkan dapat mempercepat penanganan sebelum api berkembang dan menjangkau area lain.
Penanganan Karhutla juga dilakukan melalui koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat.
Kondisi lapangan menjadi perhatian dalam upaya mengendalikan kebakaran agar tidak meluas.
Petugas juga terus memantau lokasi setelah pemadaman untuk mengantisipasi munculnya kembali api dari bara yang tersisa.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pencegahan kebakaran, terutama dengan menghindari aktivitas pembakaran yang dapat memicu api di tengah kondisi cuaca kering.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.