faktakalbar

Karhutla Ketapang Terjadi Dua Tahap, Kapan Operasi Penanganan Mulai Difokuskan?

Faktakalbar.id - Perbedaan keterangan BPBD Provinsi Kalimantan Barat dan BPBD Kabupaten Ketapang muncul terkait kronologi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta waktu pelaksanaan operasi penanganannya sepanjang 2026.

Penulis: Wati Saturday, 10 October 2026 📖 2 menit
Karhutla Ketapang Terjadi Dua Tahap, Kapan Operasi Penanganan Mulai Difokuskan?
Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang menjadi sorotan setelah muncul perbedaan keterangan mengenai kronologi kebakaran dan waktu fokus operasi. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Perbedaan keterangan BPBD Provinsi Kalimantan Barat dan BPBD Kabupaten Ketapang muncul terkait kronologi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta waktu pelaksanaan operasi penanganannya sepanjang 2026.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kalbar, Ridwan, menyatakan operasi penanganan karhutla telah difokuskan ke Kabupaten Ketapang sejak awal April 2026.

“BPBD Provinsi bergerak itu dari awal April, itu sudah mengarahkan operasi, kami memfokuskan ke wilayah tersebut,” kata Ridwan, Senin (5/10/2026).

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Ketapang, Yunifar Purwanto, menyebut kebakaran di wilayah tersebut berlangsung dalam dua tahap dengan rentang waktu berbeda.

Tahap pertama terjadi pada 18 Januari hingga 29 Maret 2026, sedangkan tahap kedua dimulai pada 5 Juli 2026 dan masih berlangsung ketika Yunifar memberikan keterangan pada Jumat (9/10/2026).

“Karhutla di Ketapang itu terjadi dalam dua tahap. Tahap pertama kebakaran dari 18 Januari sampai dengan 29 Maret 2026, tahap kedua kebakaran mulai 5 Juli sampai sekarang,” ujar Yunifar.

Keterangan kedua pejabat tersebut menunjukkan bahwa kebakaran tahap pertama berlangsung sebelum operasi yang disebut BPBD Kalbar mulai difokuskan ke Ketapang pada April.

Sementara itu, kebakaran kembali terjadi pada Juli, beberapa bulan setelah periode kebakaran pertama berakhir.

Perbedaan rentang waktu tersebut menjadi bagian penting untuk memahami perkembangan karhutla di Ketapang, termasuk hubungan antara periode kebakaran dan pelaksanaan operasi penanganan.

Informasi yang disampaikan kedua pihak belum menjelaskan secara terperinci bentuk operasi yang dilakukan sejak April maupun bagaimana penanganan disesuaikan ketika kebakaran kembali terjadi pada Juli.

Dukungan operasi udara juga menjadi bagian dari kronologi penanganan karhutla di wilayah tersebut.

Kepala UPBU Kelas II Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Dwi Muji Raharjo, menyebut helikopter pendukung karhutla baru mulai bersiaga di bandara pada 18 Agustus 2026.

Hingga 8 Oktober, terdapat empat helikopter yang disiagakan, terdiri dari tiga helikopter BNPB dan satu helikopter swasta.

Tiga helikopter BNPB tersebut terdiri dari dua unit untuk pemadaman melalui metode water bombing dan satu unit untuk patroli kebakaran, sedangkan helikopter swasta digunakan untuk water bombing.

Keterangan yang tersedia belum merinci hubungan antara operasi yang difokuskan sejak April, kebakaran tahap kedua pada Juli, dan kesiapan helikopter mulai Agustus.

Kronologi yang lebih terperinci diperlukan untuk menjelaskan perkembangan penanganan karhutla di Ketapang sepanjang tahun ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK