Kalbar Dorong Masyarakat Kenali Potensi Lewat Edukasi
Faktakalbar.id - Gelar Kapasitas Daerah 2026 di Pontianak tidak hanya menampilkan potensi ekonomi Kalimantan Barat, tetapi juga menghadirkan ruang edukasi mengenai arsip, kesehatan, olahraga, pangan, hingga keterlibatan generasi muda.
Faktakalbar.id - Gelar Kapasitas Daerah 2026 di Pontianak tidak hanya menampilkan potensi ekonomi Kalimantan Barat, tetapi juga menghadirkan ruang edukasi mengenai arsip, kesehatan, olahraga, pangan, hingga keterlibatan generasi muda.
Kegiatan tersebut memperluas konsep pengenalan potensi daerah dengan menghadirkan berbagai agenda yang memungkinkan masyarakat memperoleh informasi sekaligus berinteraksi dengan sejumlah pihak.
Asisten Administrasi dan Pembangunan Setda Kalbar Heronimus Hero mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk mempertemukan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, perguruan tinggi, dan organisasi.
“Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi daerah, meningkatkan pengetahuan masyarakat, memperluas jejaring, serta memperkuat kolaborasi,” kata Heronimus dikutip dari Antara (13/8).
Salah satu bagian kegiatan ialah pameran kearsipan yang menempatkan arsip sebagai sumber informasi dan bagian dari memori kolektif daerah.
Arsip dipandang dapat membantu masyarakat memahami perjalanan pembangunan Kalimantan Barat sekaligus menjadi bahan pembelajaran bagi generasi berikutnya.
“Arsip yang terjaga dengan baik dapat menjadi sumber pengetahuan, bahan pembelajaran, serta rujukan dalam memahami perjalanan pembangunan daerah dari masa ke masa,” ujar Heronimus.
Selain pameran arsip, Gelar Kapasitas Daerah juga menyediakan ruang dialog bagi generasi muda dan edukasi mengenai pengelolaan arsip keluarga.
Diskusi mengenai buku turut menjadi bagian dari agenda yang mempertemukan masyarakat dengan informasi dan pengetahuan dari berbagai bidang.
Sektor lain yang diperkenalkan mencakup kelautan dan perikanan, perkebunan dan peternakan, tanaman pangan dan hortikultura, kesehatan, serta olahraga.
Permainan rakyat juga dihadirkan sebagai bagian dari kegiatan yang melibatkan masyarakat dengan pendekatan yang lebih interaktif.
Kehadiran berbagai sektor tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pengembangan keterampilan ekonomi.
Pengetahuan mengenai sejarah, informasi, kesehatan, pangan, lingkungan, dan budaya juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas masyarakat.
Di sisi lain, pelibatan generasi muda menjadi salah satu aspek penting karena kelompok tersebut menjadi bagian dari masyarakat yang akan melanjutkan pengelolaan pengetahuan dan potensi daerah.
Perangkat daerah juga mendapat ruang untuk menyampaikan informasi mengenai program dan potensi sektor masing-masing kepada masyarakat.
Namun, keberlanjutan kegiatan tetap menjadi tantangan agar pengetahuan dan jejaring yang terbentuk tidak berhenti selama pelaksanaan Gelar Kapasitas Daerah.
Ruang interaksi yang telah dibangun perlu dilanjutkan melalui kegiatan edukasi, kolaborasi, dan akses informasi yang dapat dijangkau masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan demikian, pengenalan potensi daerah tidak hanya diukur dari banyaknya program dan produk yang ditampilkan, tetapi juga dari seberapa jauh informasi tersebut dapat dipahami dan dimanfaatkan masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.