faktakalbar

KACA Brunei Kunjungi LDAC Pontianak, Bahas Penguatan Layanan Anak Penyandang Disabilitas

Faktakalbar.id - UPT Layanan Disabilitas dan Asesmen Center (LDAC) Kota Pontianak menerima kunjungan 12 anggota Persatuan Kanak-Kanak Cacat (KACA) Brunei Darussalam, Kamis (24/9/2026).

Penulis: Wati Friday, 25 September 2026 📖 1 menit
KACA Brunei Kunjungi LDAC Pontianak, Bahas Penguatan Layanan Anak Penyandang Disabilitas
Rombongan KACA Brunei Darussalam saat melakukan kunjungan ke UPT LDAC Kota Pontianak untuk bertukar pengalaman layanan bagi anak penyandang disabilitas. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - UPT Layanan Disabilitas dan Asesmen Center (LDAC) Kota Pontianak menerima kunjungan 12 anggota Persatuan Kanak-Kanak Cacat (KACA) Brunei Darussalam, Kamis (24/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi kedua lembaga untuk bertukar pengalaman terkait layanan bagi anak penyandang disabilitas.

Rombongan KACA Brunei Darussalam dipimpin H. Awang Abdul Alim bin H. Awang Abdul Othman.

Kedatangan rombongan diterima Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Hermawan Eko Wibowo bersama jajaran terkait.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan mendapatkan penjelasan mengenai keberadaan serta layanan yang tersedia di UPT LDAC Kota Pontianak.

Hermawan mengatakan, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi praktik dalam memberikan layanan kepada anak penyandang disabilitas.

“Kami menyambut baik lawatan kerja ini. Bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk saling belajar mengenai pendekatan, program, dan inovasi dalam memberikan layanan yang lebih baik kepada anak-anak penyandang disabilitas,” ujarnya.

UPT LDAC memiliki dua tugas utama yang mencakup layanan disabilitas dan layanan pendidikan inklusif.

Pada layanan disabilitas, LDAC menyediakan asesmen, observasi dan screening, serta terapi intervensi terpadu.

Layanan tersebut juga mencakup konsultasi psikologi, konsultasi tumbuh kembang anak, konsultasi gizi, serta pemeriksaan kesehatan gigi.

“Layanan yang diberikan tidak hanya melihat satu aspek. Kita berupaya memberikan dukungan yang lebih komprehensif sesuai kebutuhan anak,” katanya.

Pertukaran pengalaman dengan KACA Brunei Darussalam juga mencakup pembahasan mengenai asesmen dan intervensi bagi anak penyandang disabilitas.

Hermawan menilai pengalaman masing-masing lembaga dapat menjadi bahan pembelajaran untuk mengembangkan layanan sesuai kebutuhan.

“Kita tentu memiliki pendekatan dan pengalaman masing-masing. Dari pertemuan seperti ini, kita bisa melihat praktik-praktik baik yang memungkinkan untuk dikembangkan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Ia berharap hubungan antara KACA Brunei Darussalam dan UPT LDAC Pontianak dapat terus berkembang melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.

“Kita ingin layanan ini terus berkembang, semakin terpadu dan berkelanjutan. Yang paling penting, setiap anak penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan berkembang,” pungkasnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK