faktakalbar

Kabut Asap Pontianak Semakin Parah, Kasus ISPA Melonjak 300 Pasien per Hari

Faktakalbar.id - Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Pontianak mengalami peningkatan signifikan hingga menyentuh angka 300 lebih pasien per hari akibat kabut asap yang kian pekat.

Penulis: Wati Saturday, 29 August 2026 📖 1 menit
Kabut Asap Pontianak Semakin Parah, Kasus ISPA Melonjak 300 Pasien per Hari

Faktakalbar.id - Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Pontianak mengalami peningkatan signifikan hingga menyentuh angka 300 lebih pasien per hari akibat kabut asap yang kian pekat.

Lonjakan pasien harian tersebut beriringan dengan penurunan kualitas udara yang memburuk sepanjang bulan Agustus 2026.

Data dari Dinas Kesehatan mencatat bahwa kenaikan penderita gangguan pernapasan ini mencapai sekitar 10 persen dari kondisi normal.

"Kasus ISPA kita hariannya sudah 300 lebih setiap hari. Biasanya kalau normal sekitar 100 sampai 200, sekarang sudah 300 lebih per hari," ujar Saptiko.

Secara kumulatif, jumlah temuan ISPA sepanjang tahun 2026 telah menembus angka 36 ribu kasus di wilayah Pontianak.

"Sekarang sekitar 36 ribu, tetapi asap mulai Agustus. Jadi sebelum Agustus itu infeksi saluran pernapasan biasa," kata Saptiko.

Menanggapi lonjakan kasus tersebut, fasilitas kesehatan di seluruh kota mulai meningkatkan kesiapsiagaan logistik dan layanan darurat.

Persediaan medis tidak hanya difokuskan pada obat-obatan pernapasan, tetapi juga logistik diare mengingat keterbatasan pasokan air bersih.

"Kita menyiapkan logistik untuk ISPA. Sekarang kita juga menyiapkan logistik diare karena kondisi air juga berkurang," ujar Saptiko.

Layanan ruang oksigen gratis juga disiagakan di seluruh puskesmas, rumah sakit, hingga kantor Dinas Kesehatan untuk membantu warga yang mengalami sesak napas.

"Bagi masyarakat yang mengalami sesak bisa datang untuk mendapatkan oksigen secara gratis," kata Saptiko.

Meskipun kasus pneumonia mencakup satu persen dari total temuan, hingga kini belum tercatat adanya lonjakan signifikan pada pasien kategori berat.

"Pneumonia dari ISPA sekitar satu persen. Yang terparah belum ada, yang perawatan juga kita pantau tidak terlalu banyak," ujar Saptiko.

Sebagian besar penderita ISPA tercatat berada pada kelompok usia 9 hingga 60 tahun.

Warga diimbau menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan konsumsi air putih, serta segera mendatangi fasilitas medis jika mengalami keluhan pernapasan.

"Yang paling penting kurangi aktivitas di luar rumah dan gunakan masker. Kalau mengalami sesak, silakan datang ke puskesmas 

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK