faktakalbar

Kabut Asap Karhutla Ganggu Aktivitas Warga Sanggau, 300 Masker Dibagikan di Taman Aronk Belopa

Faktakalbar.id - Kondisi udara yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian di Kabupaten Sanggau, dengan warga yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker.

Penulis: Natash Monday, 21 September 2026 📖 2 menit
Kabut Asap Karhutla Ganggu Aktivitas Warga Sanggau, 300 Masker Dibagikan di Taman Aronk Belopa
Warga menerima masker saat melintas di kawasan Taman Aronk Belopa, Sanggau, di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap Karhutla. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kondisi udara yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian di Kabupaten Sanggau, dengan warga yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker.

Sebanyak 300 masker dibagikan kepada masyarakat yang melintas di kawasan Taman Aronk Belopa, depan GOR Sanggau, Minggu (20/9/2026).

Pembagian masker dilakukan mulai sekitar pukul 08.30 WIB dengan sasaran pengendara dan pejalan kaki yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Pengguna kendaraan roda dua, roda empat, roda enam hingga roda delapan turut menerima masker dalam kegiatan tersebut.

Kondisi udara yang dipengaruhi asap dan debu dapat meningkatkan paparan partikel bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan.

Masker kemudian dibagikan sebagai salah satu langkah untuk mengurangi paparan langsung terhadap asap dan debu.

Selain pembagian masker, masyarakat yang datang ke lokasi juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Pemeriksaan tersebut ditujukan untuk membantu warga memantau kondisi kesehatan di tengah situasi udara yang terdampak asap.

Pawasdal Giat Operasi Karhutla Polres Sanggau AKP Efendy mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap dampak Karhutla yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian, terutama dalam menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak asap. Pembagian masker dan pemeriksaan kesehatan ini merupakan langkah preventif agar masyarakat dapat lebih terlindungi saat beraktivitas,” ujarnya.

Efendy mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan ketika kualitas udara terganggu oleh asap atau debu.

Masyarakat juga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kondisi udara dipengaruhi kabut asap.

Warga yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar asap juga diimbau segera memeriksakan kondisi mereka.

Paparan asap Karhutla tidak hanya berpengaruh terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan kondisi kesehatan.

Karena itu, penggunaan perlindungan pernapasan menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat selama kondisi udara masih terdampak asap.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker berlangsung di kawasan Taman Aronk Belopa hingga selesai.

Selain melayani warga, personel di lokasi juga menyampaikan imbauan mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap.

Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan penanganan Karhutla yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Sanggau.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK