Kabupaten Landak Berpeluang Bangun Sekolah Rakyat, Kemensos Targetkan Proyek Dimulai Oktober
Kabupaten Landak masuk daftar calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tahap III. Kemensos menyebut seluruh persyaratan administrasi telah lengkap dan proyek ditargetkan mulai Oktober 2026.
Faktakalbar.id — Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, berpeluang menjadi salah satu daerah yang akan memperoleh pembangunan Sekolah Rakyat pada tahap III tahun 2026. Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan seluruh persyaratan administrasi yang diajukan pemerintah daerah telah dinyatakan lengkap sehingga proses dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Kepastian tersebut disampaikan dalam audiensi antara Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Bupati Landak Karolin Margret Natasa di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta. Kemensos menargetkan proses tender pembangunan dapat dimulai pada Oktober 2026 apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.
Persyaratan Lahan Sudah Dipenuhi
Sebelumnya, usulan pembangunan Sekolah Rakyat dari Kabupaten Landak sempat tertunda karena lahan yang diajukan berada di kawasan hutan kota. Setelah dilakukan penyesuaian tata ruang, pemerintah daerah mengajukan lokasi baru yang telah memenuhi seluruh persyaratan.
Lahan seluas 9 hektare yang diusulkan kini telah bersertifikat atas nama Pemerintah Kabupaten Landak. Lokasinya berada di kawasan ibu kota kabupaten dengan akses jalan utama, jaringan listrik, air bersih, serta fasilitas kesehatan yang memadai.
Dinilai Layak Masuk Tahap III
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan berkas administrasi Kabupaten Landak telah memenuhi syarat untuk diproses pada pembangunan tahap berikutnya.
Dokumen tersebut selanjutnya akan diteruskan kepada Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat untuk dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum sebagai instansi yang menangani proses pembangunan fisik.
Landak Dinilai Membutuhkan Sekolah Rakyat
Bupati Landak Karolin Margret Natasa menjelaskan daerahnya memiliki lebih dari 400 ribu penduduk dengan tingkat kemiskinan sekitar 8 persen. Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terdapat ribuan warga yang masuk kelompok desil 1 dan desil 2 sehingga dinilai membutuhkan dukungan akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.
Ia berharap usulan tersebut dapat disetujui agar anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang lebih baik.
Pemda Siap Matangkan Lahan
Selain melengkapi administrasi, Pemerintah Kabupaten Landak juga menyatakan siap melakukan pematangan lahan sesuai kebutuhan proyek.
Kemensos meminta kesiapan tersebut segera dituangkan dalam komitmen resmi agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal ketika tahapan tender dimulai.
Dukung Pemerataan Pendidikan
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.
Apabila seluruh proses berjalan sesuai target, Kabupaten Landak akan menjadi salah satu daerah yang memperoleh pembangunan Sekolah Rakyat pada tahap III tahun 2026 sebagai bagian dari pemerataan layanan pendidikan di Indonesia.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.