faktakalbar

Jenazah Ditandu Lewati Jalan Setapak di Sungkung Bengkayang karena Minumnya Akses Jalan yang Baik

Faktakalbar.id - Kondisi akses jalan di Sungkung, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, masih menyulitkan warga membawa jenazah menuju lokasi yang dapat dijangkau kendaraan.

Penulis: Natash Tuesday, 29 September 2026 📖 1 menit
Jenazah Ditandu Lewati Jalan Setapak di Sungkung Bengkayang karena Minumnya Akses Jalan yang Baik
Warga bergotong royong membawa jenazah melewati jalan setapak di wilayah Sungkung, Kecamatan Siding, Bengkayang. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kondisi akses jalan di Sungkung, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, masih menyulitkan warga membawa jenazah menuju lokasi yang dapat dijangkau kendaraan.

Ketika ada warga meninggal dunia, masyarakat harus bergotong royong menandu jenazah melewati jalan setapak.

Kondisi itu terjadi karena kendaraan roda empat belum dapat menjangkau sejumlah permukiman warga di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut.

Jalan yang dilalui warga masih memiliki sejumlah bagian berupa tanah dan berlumpur ketika hujan.

Beberapa ruas juga menanjak dan memiliki medan yang sulit dilalui kendaraan roda empat.

Kondisi jalan tersebut membuat masyarakat mengandalkan tenaga warga untuk memindahkan jenazah dari permukiman menuju lokasi yang dapat diakses kendaraan.

Gotong royong menjadi bagian penting dalam proses tersebut karena akses transportasi belum sepenuhnya tersedia.

Persoalan jalan di Sungkung tidak hanya dirasakan ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

Akses yang terbatas juga memengaruhi aktivitas warga dalam kehidupan sehari-hari.

Anak-anak membutuhkan jalur yang lebih mudah untuk menuju sekolah.

Warga yang sakit juga membutuhkan akses transportasi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Kondisi serupa dihadapi masyarakat ketika membawa hasil pertanian keluar dari wilayah tempat tinggal mereka.

Hasil pertanian membutuhkan akses jalan yang memadai agar dapat dibawa menuju lokasi pemasaran.

Karena itu, pembangunan jalan menjadi salah satu kebutuhan dasar bagi masyarakat Sungkung.

Warga berharap pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada perencanaan, tetapi diwujudkan melalui akses jalan yang dapat digunakan masyarakat.

Jalan yang layak dinilai dapat mempermudah mobilitas warga dalam berbagai kebutuhan.

Akses tersebut juga penting untuk mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Keterbatasan jalan membuat masyarakat harus mengeluarkan tenaga lebih besar untuk aktivitas yang seharusnya dapat dilakukan dengan dukungan transportasi.

Dalam kondisi darurat, persoalan tersebut menjadi semakin terasa ketika warga harus membawa jenazah melewati jalan setapak.

Masyarakat Sungkung berharap perhatian terhadap kawasan perbatasan juga mencakup kebutuhan infrastruktur dasar.

Bagi warga, keberadaan jalan yang dapat dilalui kendaraan menjadi kebutuhan untuk menghubungkan permukiman dengan berbagai layanan dasar.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK