faktakalbar

Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi? Ini Cara Mengatasinya

Jantung berdebar setelah minum kopi? Kenali penyebabnya dan lakukan beberapa cara sederhana untuk membantu meredakan palpitasi akibat kafein.

Penulis: Clara Thursday, 13 August 2026 📖 2 menit
Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi? Ini Cara Mengatasinya
Ilustrasi secangkir kopi (dok.ist)

Faktakalbar.id – Jantung berdebar setelah minum kopi bisa terjadi pada sebagian orang, terutama mereka yang sensitif terhadap kafein. Kondisi ini biasanya terasa seperti detak jantung menjadi lebih cepat, berdebar, berdenyut kuat, atau seperti ada detak yang terlewat. Kafein memang termasuk stimulan yang dapat memicu jantung berdetak lebih cepat atau tidak teratur pada sebagian orang.

Jika keluhan muncul setelah minum kopi dan tidak disertai gejala serius, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.

1. Hentikan Konsumsi Kopi Sementara

Saat jantung mulai berdebar setelah minum kopi, sebaiknya jangan menambah asupan kafein. Hindari sementara minuman lain yang juga mengandung kafein, seperti minuman energi, teh berkafein, atau minuman tertentu yang memiliki kandungan stimulan.

Mengurangi pemicu merupakan salah satu langkah yang direkomendasikan untuk membantu mengatasi palpitasi.

2. Tenangkan Diri dan Atur Pernapasan

Rasa panik ketika menyadari jantung berdebar justru dapat membuat tubuh semakin tegang. Cobalah duduk dengan nyaman, kemudian lakukan pernapasan secara perlahan dan teratur.

Teknik relaksasi dan pernapasan dalam dapat membantu mengurangi stres yang ikut memicu atau memperburuk jantung berdebar.

3. Minum Air Putih

Minumlah air putih secukupnya. Air merupakan pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Kafein dalam jumlah tinggi sekaligus dapat meningkatkan produksi urine, terutama pada orang yang tidak terbiasa mengonsumsinya.

4. Jangan Langsung Berolahraga Berat

Saat jantung sedang berdebar, sebaiknya hindari aktivitas fisik berat terlebih dahulu. Berikan tubuh kesempatan untuk beristirahat dan pantau apakah keluhan berangsur mereda.

5. Kurangi Jumlah Kopi Berikutnya

Jika jantung berdebar berulang setiap kali minum kopi, tubuh mungkin cukup sensitif terhadap kafein. Tidak semua orang memiliki toleransi yang sama terhadap kafein.

Batas umum kafein untuk orang dewasa sehat adalah sekitar 400 mg per hari, tetapi sebagian orang dapat mengalami efek samping meskipun mengonsumsi jumlah yang lebih rendah.

Karena kadar kafein berbeda-beda pada setiap jenis dan ukuran minuman, jangan hanya menghitung berdasarkan jumlah cangkir.

Kapan Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi Perlu Diwaspadai?

Jantung berdebar yang hanya berlangsung singkat dan tidak disertai gejala lain sering kali tidak berbahaya. Namun, kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian medis jika sering terjadi, semakin berat, atau muncul bersama gejala lain.

Segera cari pertolongan medis apabila jantung berdebar disertai nyeri atau tekanan di dada, sesak napas berat, pusing berat, atau pingsan. Gejala tersebut dapat mengindikasikan kondisi yang lebih serius dan tidak sebaiknya dianggap hanya sebagai efek kopi.

Jika keluhan sering muncul setiap kali minum kopi, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui apakah kafein memang pemicunya atau terdapat penyebab lain.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK