Intip Tata Kelola Kota Jasa, Belasan Pejabat Daerah Bedah Pelayanan Publik Pontianak
Faktakalbar.id - Pemerintah Kota Pontianak terpilih menjadi salah satu lokasi pembelajaran Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXI Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara. Sebanyak 17 pejabat dari berbagai daerah…
Faktakalbar.id - Pemerintah Kota Pontianak terpilih menjadi salah satu lokasi pembelajaran Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXI Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara.
Sebanyak 17 pejabat dari berbagai daerah dan instansi pusat mendatangi Kota Pontianak untuk mempelajari secara langsung praktik baik pelayanan publik di wilayah tersebut.
Rombongan peserta pelatihan diterima secara resmi oleh pejabat Pemerintah Kota Pontianak di Pontive Center, Kantor Wali Kota Pontianak, pada Rabu.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah mengapresiasi penunjukan wilayahnya sebagai tempat pembelajaran strategis bagi para pejabat nasional.
“Kami merasa terhormat dan bangga karena Kota Pontianak dipilih menjadi salah satu lokus pembelajaran dalam rangka visitasi kepemimpinan nasional ini,” ujarnya.
Amirullah menilai program pelatihan kepemimpinan ini penting untuk mencetak birokrat yang adaptif serta inovatif dalam menjawab tantangan pelayanan publik.
Melalui kegiatan visitasi tersebut, para peserta dapat mengamati langsung penerapan tata kelola pemerintahan berbasis pelayanan di kota perdagangan ini.
Sektor perdagangan dan jasa tercatat menyumbang lebih dari 75 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kota Pontianak.
Kondisi ekonomi tersebut mendorong pemerintah setempat untuk terus memperkuat efisiensi dan transparansi tata kelola birokrasi daerah.
“Karena itu, tata kelola pemerintahan harus terus diperkuat agar pelayanan publik semakin baik,” jelasnya.
Tiga unit kerja ditunjuk sebagai lokasi peninjauan lapangan, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, serta Kecamatan Pontianak Barat.
Ketiga instansi tersebut menjadi pusat berbagi pengalaman terkait inovasi pelayanan publik yang telah berjalan di Kota Pontianak.
Perwakilan Lembaga Administrasi Negara Hary Supriadi menyampaikan terima kasih atas fasilitas yang disediakan oleh pemerintah setempat.
Hary menjelaskan bahwa total peserta pelatihan angkatan ini mencapai 70 orang yang tersebar di beberapa wilayah tujuan visitasi.
Peserta pelatihan dibagi ke dalam dua provinsi utama, yaitu Provinsi Lampung dan Provinsi Kalimantan Barat.
Khusus wilayah Kalimantan Barat, penempatan peserta dibagi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kota Pontianak.
Peserta yang hadir berasal dari pelbagai pemerintah daerah seperti Kabupaten Subang, Garut, Muaro Jambi, Sijunjung, Belitung Timur, Halmahera Timur, Kota Bandung, Kabupaten Sumedang, hingga Kabupaten Bangka.
Sejumlah instansi pusat juga mengirimkan perwakilan, di antaranya Bawaslu RI, Sekretariat Jenderal DPR RI, serta Kementerian Kehutanan.
Para peserta diwajibkan menyusun laporan analisis mengenai keunggulan tata kelola pemerintahan di lokasi visitasi.
“Peserta diminta mencermati dan melihat keberhasilan Pemerintah Kota Pontianak, best practice-nya seperti apa, serta keunggulan kompetitifnya. Nanti dituangkan dalam produk pembelajaran berupa laporan,” jelasnya.
Rekomendasi dari laporan tersebut nantinya akan diserahkan kembali kepada pemerintah daerah sebagai bahan evaluasi kebijakan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.