faktakalbar

Festival Melayu Khatulistiwa II Ajak Warga Pontianak Mengenal Warisan Benda Pusaka

Faktakalbar.id - Pelestarian benda pusaka menjadi salah satu fokus Festival Melayu Khatulistiwa II yang akan berlangsung di Taman Alun Kapuas, Pontianak, pada 22–25 Oktober 2026.

Penulis: Natash Tuesday, 13 October 2026 📖 1 menit
Festival Melayu Khatulistiwa II Ajak Warga Pontianak Mengenal Warisan Benda Pusaka
Festival Melayu Khatulistiwa II akan menghadirkan pameran keris, tombak, dan benda pusaka lainnya sebagai bagian dari pengenalan warisan budaya di Pontianak. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Pelestarian benda pusaka menjadi salah satu fokus Festival Melayu Khatulistiwa II yang akan berlangsung di Taman Alun Kapuas, Pontianak, pada 22–25 Oktober 2026.

Festival yang digelar Komunitas Pusaka Nusantara Kalimantan Barat itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pontianak ke-225.

Panitia pelaksana, Hery Sugiarto, menyebut kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk mengenalkan kembali benda pusaka dan identitas budaya Melayu kepada generasi muda.

"Ini adalah momentum untuk mengenalkan kembali kekayaan pusaka Nusantara kepada generasi muda, sekaligus memperkuat identitas Melayu Khatulistiwa di Kota Pontianak," ungkap Hery Sugiarto selaku panitia pelaksana, Rabu, 13 Oktober 2026.

Sejumlah koleksi yang akan diperkenalkan kepada pengunjung meliputi keris, tombak, dan benda bersejarah lainnya dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Selain pameran, festival tersebut juga menyediakan agenda bursa atau lelang pusaka yang mempertemukan kolektor dan pencinta benda bersejarah.

Rangkaian acara turut mencakup tradisi pembersihan pusaka yang berkaitan dengan nilai spiritual dan filosofi perawatan benda warisan.

Ketiga agenda itu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan beragam aspek budaya pusaka kepada masyarakat melalui kegiatan terbuka.

Panitia juga mengajak komunitas budaya, pegiat sejarah, pelestari tradisi, kolektor, dan masyarakat umum untuk terlibat dalam festival.

Keterlibatan berbagai komunitas diharapkan membuka ruang pertukaran pengetahuan mengenai sejarah, perawatan, dan nilai budaya benda pusaka.

Di sisi lain, penyelenggaraan kegiatan di ruang publik seperti Taman Alun Kapuas memungkinkan masyarakat mengakses agenda budaya tersebut dalam rangkaian perayaan hari jadi kota.

Festival ini juga dirancang sebagai ruang silaturahmi bagi komunitas pencinta pusaka dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat.

Meski demikian, informasi panitia yang tersedia belum merinci jumlah peserta pameran, daftar koleksi yang akan ditampilkan, maupun jadwal setiap kegiatan selama empat hari.

Rincian tersebut dapat membantu pengunjung mengetahui lebih jauh materi pameran serta agenda yang bisa diikuti selama festival berlangsung.

Festival Melayu Khatulistiwa II dijadwalkan berlangsung pada 22–25 Oktober 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT Kota Pontianak ke-225.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK