Festival Faradje’ Pesaka Negeri XVIII Resmi Ditutup, Ribuan Warga Padati Keraton Surya Negara
Faktakalbar.id - Sekitar 3.000 orang menghadiri penutupan Festival Budaya Faradje’ Pesaka Negeri XVIII Tahun 2026 di Keraton Surya Negara Sanggau, Sabtu (10/10/2026) malam, dengan pengamanan melibatkan kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat.
Faktakalbar.id - Sekitar 3.000 orang menghadiri penutupan Festival Budaya Faradje’ Pesaka Negeri XVIII Tahun 2026 di Keraton Surya Negara Sanggau, Sabtu (10/10/2026) malam, dengan pengamanan melibatkan kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, paguyuban lintas etnis, serta masyarakat umum.
Polres Sanggau bersama Polsek Kapuas mengerahkan personel untuk mengamankan lokasi dan memastikan rangkaian acara berjalan tertib hingga selesai.
Pengamanan dipimpin Kasubbagbekpal Bag Ops Polres Sanggau Iptu Suparman selaku Perwira Pengendali berdasarkan surat perintah Kapolres Sanggau.
Selain kepolisian, personel Satpol PP Kabupaten Sanggau dan Dinas Perhubungan turut dilibatkan bersama organisasi masyarakat Melayu Sanggau.
Iptu Suparman mengatakan kesiapsiagaan petugas dan koordinasi antarpihak menjadi bagian penting dalam mengantisipasi potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.
“Personel kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan masyarakat dapat mengikuti acara dengan aman. Pengamanan dilakukan secara terkoordinasi bersama unsur terkait, sehingga setiap perkembangan situasi di lapangan dapat segera diantisipasi,” ujar Iptu Suparman.
Ia juga meminta pengunjung ikut menjaga ketertiban dan segera melapor kepada petugas jika menemukan kondisi yang membutuhkan penanganan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk bersama-sama menjaga keamanan. Festival ini merupakan kegiatan budaya yang melibatkan banyak orang, sehingga ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh masyarakat yang berada di lokasi,” katanya.
Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo mengatakan pengamanan kegiatan dengan jumlah pengunjung besar membutuhkan kesiapan personel serta kerja sama berbagai pihak.
“Pengamanan kami arahkan bukan hanya untuk mencegah gangguan keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin seluruh warga yang datang dapat mengikuti kegiatan dengan rasa aman, tertib dan nyaman hingga rangkaian acara selesai,” katanya.
Radian menambahkan koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan organisasi masyarakat mendukung pelaksanaan pengamanan di lapangan.
“Sinergi seluruh unsur sangat penting. Ketika aparat dan masyarakat bersama-sama menjaga ketertiban, kegiatan yang melibatkan ribuan orang dapat berlangsung dengan baik. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang telah ikut menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya.
Penutupan festival dihadiri Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau Gusti Arman, Dandim 1204/Sanggau Nurrachman Gindha Dradhizya, serta sejumlah pejabat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.
Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan doa, laporan ketua panitia, sambutan pejabat, pengumuman pemenang lomba, penyerahan hadiah, dan hiburan.
Hingga acara berakhir, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif, sementara pengamanan dilakukan sampai seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.