faktakalbar

Emas Murni 936 Gram Raib di Sungai Kunyit, Polres Sekadau Buka Penyelidikan

Penyidik Satreskrim Polres Sekadau memburu kelompok terduga pelaku perampasan emas yang beraksi dengan modus menghentikan serta menggeledah kendaraan korban.

Penulis: Natash Monday, 27 July 2026 📖 1 menit
Emas Murni 936 Gram Raib di Sungai Kunyit, Polres Sekadau Buka Penyelidikan
Ilustrasi - Satreskrim Polres Sekadau buru pelaku perampasan emas yang bermodus cegat dan geledah mobil di Sungai Kunyit. Emas 936 gram raib dibawa kabur. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Penyidik Satreskrim Polres Sekadau memburu kelompok terduga pelaku perampasan emas yang beraksi dengan modus menghentikan serta menggeledah kendaraan korban.

Aksi penghadangan mobil tersebut terjadi di kawasan Sungai Kunyit dan menyasar pengendara yang membawa logam mulia bernilai tinggi.

Korban dilaporkan kehilangan dua emas batangan serta satu emas lempengan dengan total berat mencapai 936,97 gram.

Kepolisian terus mendalami kronologi pencegatan kendaraan tersebut untuk mengidentifikasi pola kejahatan para terduga pelaku.

"Saat ini Satreskrim Polres Sekadu masih melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami seluruh rangkaian peristiwa guna memperoleh fakta yang utuh. Terduga pelaku juga masih dalam proses penyelidikan (lidik)," kata Plt Kasi Humas Polres Sekadau Iwan Kurniawan.

"Laporan pengaduan telah diterima pada 23 Juli 2026 dan saat ini sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Sekadau," tambah Iwan Kurniawan.

Pemeriksaan saksi-saksi dan analisis tempat kejadian perkara ditingkatkan guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

Masyarakat yang melintas di jalur rawan imbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan mencurigakan.

Polisi berjanji mengusut tuntas motif penghentian kendaraan yang berujung pada hilangnya barang berharga tersebut.

Perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan secara berkala kepada publik setelah seluruh alat bukti terpenuhi.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK