Duplikasi Jembatan Kapuas II Perlu Dikaji Ulang, Solusi Kemacetan Kubu Raya Jadi Sorotan
Faktakalbar.id - Rencana duplikasi Jembatan Kapuas II di Kabupaten Kubu Raya perlu dikaji bersama alternatif lain untuk menentukan solusi kemacetan di jalur Sungai Ambawang menuju Kota Pontianak.
Faktakalbar.id - Rencana duplikasi Jembatan Kapuas II di Kabupaten Kubu Raya perlu dikaji bersama alternatif lain untuk menentukan solusi kemacetan di jalur Sungai Ambawang menuju Kota Pontianak.
Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tambahan patut diapresiasi, tetapi opsi penanganan lalu lintas di kawasan tersebut perlu ditinjau secara menyeluruh.
“Berkaitan dengan duplikasi Jembatan Kapuas II, kita patut memberikan apresiasi. Tetapi, alangkah baiknya juga dilakukan pengkajian ulang.”
Sujiwo mengusulkan pembangunan jalan layang atau flyover sebagai salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan dalam kajian tersebut.
Menurutnya, berbagai opsi perlu diperiksa agar solusi yang dipilih sesuai dengan kebutuhan lalu lintas di jalur penghubung Kubu Raya dan Pontianak.
Usulan itu menempatkan efektivitas penanganan kemacetan sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan bentuk pembangunan infrastruktur di kawasan Kapuas II.
Meski demikian, belum ada kepastian apakah pemerintah akan memilih duplikasi jembatan, pembangunan flyover, atau alternatif lain.
Penentuan pilihan membutuhkan kajian lebih lanjut, termasuk penilaian terhadap kebutuhan lalu lintas dan kondisi kawasan yang akan ditangani.
Informasi mengenai hasil kajian teknis, perkiraan biaya pembangunan, kebutuhan lahan, serta proyeksi dampak terhadap arus kendaraan belum tersedia dalam keterangan yang disampaikan.
Tanpa informasi tersebut, perbandingan efektivitas antara pembangunan jembatan tambahan dan jalan layang belum dapat disimpulkan.
Rencana penanganan kemacetan juga perlu mempertimbangkan kebutuhan perjalanan masyarakat dari Sungai Ambawang menuju Pontianak dan sebaliknya.
Kepastian mengenai skema pembangunan akan menjadi faktor penting bagi masyarakat untuk mengetahui arah penanganan kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.
Untuk saat ini, pembangunan flyover masih berupa usulan Sujiwo, sementara opsi yang akan dipilih untuk mengatasi kemacetan Jembatan Kapuas II belum dipastikan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.