faktakalbar

Dua Atlet Muda Khatulistiwa Shooting Club Wakili Kalbar di Kejurnas Menembak 2026, Bidik Tiket PON XXII

Dua atlet muda menembak binaan Khatulistiwa Shooting Club Pontianak akan melaju ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Menembak Antar Pengprov 2026 dengan membawa nama Pengprov Perbakin Kalimantan Barat. Keikutsertaan kedua atlet asal Pontianak, yang meru…

Penulis: DHN Friday, 21 August 2026 📖 3 menit
Dua Atlet Muda Khatulistiwa Shooting Club Wakili Kalbar di Kejurnas Menembak 2026, Bidik Tiket PON XXII
Penembak binaan Khatulistiwa Shooting Club Pontianak bertolak menuju Kejurnas Menembak 2026 untuk menguji kemampuan di tingkat nasional. (Dok. Ist)

Dua atlet muda menembak binaan Khatulistiwa Shooting Club Pontianak akan melaju ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Menembak Antar Pengprov 2026 dengan membawa nama Pengprov Perbakin Kalimantan Barat.

Keikutsertaan kedua atlet asal Pontianak, yang merupakan binaan Khatulistiwa Shooting Club Pontianak, dipastikan setelah mendapat surat mandat dari Ketua Umum Perbakin Kalimantan Barat untuk mengikuti Kejurnas Menembak 2026.

Ketua Khatulistiwa Shooting Club Pontianak, H. Baihaqi Hendri, menyambut baik mandat tersebut. Ia kemudian mempersiapkan dan mengurus keberangkatan kedua atlet binaannya untuk berlaga mewakili Pengprov Perbakin Kalimantan Barat di ajang kejuaraan nasional tersebut.

Kedua atlet yang akan berlaga yakni Neody Altamis X.D dan Dowty Altamis X.D. Neody akan turun di nomor air pistol putra, sedangkan Dowty akan bertanding di nomor air rifle putra.

Kejurnas Menembak Antar Pengprov 2026 yang diselenggarakan PB Perbakin akan berlangsung pada 21-26 Agustus 2026 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, serta Lapangan Tembak Cikupa, Tangerang.

Kejuaraan tersebut digelar bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-66 PB Perbakin. Kejuaraan ini juga menjadi agenda penting karena diikuti Pengprov Perbakin dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagi Kalimantan Barat, keikutsertaan kedua atlet tersebut memiliki arti strategis. Mereka tidak hanya membawa nama klub dan daerah, tetapi juga membidik capaian Minimum Qualifying Score (MQS) sebagai salah satu persyaratan untuk mendapatkan tiket menuju PON XXII/2028 Nusa Tenggara.

Baihaqi mengatakan kesempatan mengikuti Kejurnas tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh kedua atletnya. Menurut dia, kejuaraan nasional menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan atlet Kalbar setelah sebelumnya menunjukkan prestasi di tingkat kota dan provinsi.

“Kami bersyukur mendapat mandat dari Ketua Umum Perbakin Kalbar untuk mengirimkan dua atlet muda kami. Ini merupakan kesempatan besar bagi mereka untuk mengukur kemampuan di tingkat nasional sekaligus membawa nama Kalimantan Barat,” ujar Baihaqi.

Menurut dia, target utama dalam keikutsertaan kali ini bukan hanya mengejar podium, tetapi juga berupaya mencapai nilai MQS yang diperlukan untuk persiapan menuju PON XXII/2028.

“Kita berharap mereka bisa mencapai MQS. Itu yang paling penting. Kalau nilai MQS bisa diraih, tentu akan menjadi modal besar dalam perjalanan mereka menuju PON mendatang,” katanya.

Kedua atlet tersebut sebelumnya telah menunjukkan prestasi di tingkat daerah. Dalam kejuaraan antar klub yang diselenggarakan Perbakin Kota Pontianak beberapa waktu lalu, Neody Altamis X.D berhasil meraih juara pertama pada kelas air pistol putra. Sementara Dowty Altamis X.D juga menjadi juara pertama pada kelas air rifle putra.

Prestasi keduanya kemudian berlanjut pada Kejuaraan Provinsi Perbakin Kalimantan Barat yang digelar pada 9 Agustus 2026.

Neody berhasil meraih juara pertama dan medali emas pada nomor air pistol 10 meter putra. Sedangkan Dowty meraih juara kedua dan medali perak pada nomor air rifle 10 meter putra saat memperkuat kontingen Perbakin Kota Pontianak.

Baihaqi menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa kedua atlet memiliki potensi untuk bersaing di level nasional. Namun, menurut dia, pengalaman bertanding dengan atlet dari berbagai provinsi tetap dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.

“Prestasi di daerah sudah mereka buktikan. Sekarang waktunya mereka mendapatkan pengalaman bertanding di tingkat nasional. Di sana mereka akan bertemu atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi, sehingga ini menjadi pengalaman yang sangat berharga,” ujarnya.

Ia berharap kedua atlet tidak hanya mampu mempertahankan prestasi yang telah diraih di daerah, tetapi juga mampu memberikan kejutan di tingkat nasional.

“Kami optimistis mereka bisa berprestasi di tingkat nasional. Tentu persaingannya lebih berat, tetapi mereka sudah punya modal dari hasil pertandingan sebelumnya. Kami akan terus memberikan dukungan agar mereka bisa tampil maksimal,” kata Baihaqi.

Selain mengejar prestasi, Baihaqi menegaskan keikutsertaan kedua atlet juga menjadi bagian dari upaya membawa nama Kalimantan Barat ke tingkat nasional.

“Kami ingin nama Kalimantan Barat semakin dikenal melalui prestasi olahraga menembak. Mereka bukan hanya membawa nama Khatulistiwa Shooting Club, tetapi juga membawa nama Perbakin Kalbar dan Provinsi Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia berharap dukungan dari Perbakin Kalbar terus diberikan selama proses persiapan hingga pelaksanaan Kejurnas.

Baihaqi juga berharap Kejurnas kali ini menjadi awal yang baik bagi kedua atlet muda tersebut untuk menembus persaingan nasional sekaligus membuka peluang menuju PON XXII/2028.

“Target kami jelas, bagaimana mereka bisa mendapatkan MQS dan terus berkembang. Kalau kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik, kami yakin mereka bisa menjadi atlet yang membanggakan Kalimantan Barat di tingkat nasional,” pungkasnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK