faktakalbar

Dorong Ekonomi Perbatasan Sambas Usulkan Peningkatan Status PLB Temajuk

Faktakalbar.id - Pemerintah Kabupaten Sambas mengusulkan peningkatan status Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk yang terhubung dengan Telok Melano di Sarawak, Malaysia, menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN)

Penulis: Wati Wednesday, 16 September 2026 📖 1 menit
Dorong Ekonomi Perbatasan Sambas Usulkan Peningkatan Status PLB Temajuk
Pos Lintas Batas Temajuk di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Pemerintah Kabupaten Sambas mengusulkan peningkatan status Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk yang terhubung dengan Telok Melano di Sarawak, Malaysia, menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) pada Minggu, 13 September 2026.

Langkah ini diambil guna memperluas akses kunjungan internasional sekaligus mengakselerasi pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi di kawasan perbatasan.

Desa Temajuk yang berbatasan langsung dengan Malaysia telah mengoperasikan kembali jalur perbatasan tersebut sejak Agustus 2026.

Namun pengoperasian kembali pintu perbatasan dinilai belum cukup tanpa adanya peningkatan status resmi dan perbaikan infrastruktur penghubung secara menyeluruh.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperinda) Kabupaten Sambas Serli menilai penguatan konektivitas menjadi kunci utama pembukaan potensi daerah.

"Untuk memaksimalkan potensi wisata perbatasan di Temajuk memang membutuhkan peningkatan konektivitas dan perubahan status pos lintas batas untuk membuka akses kunjungan lebih luas," kata Serli.

Pengembangan infrastruktur fisik yang memadai diharapkan dapat menghubungkan pasar lokal perbatasan dengan arus wisatawan maupun pelaku usaha asing.

Pemkab Sambas mendorong integrasi lintas sektor agar pembangunan kawasan perbatasan tidak berjalan secara parsial.

Pelaku industri pariwisata daerah menyambut baik dorongan perubahan status ini karena dianggap mampu mendongkrak daya saing kawasan.

Perencanaan terpadu yang memadukan infrastruktur, perdagangan, dan pariwisata diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat perbatasan.

Pemerintah daerah meyakini integrasi ini akan menciptakan ekosistem ekonomi baru yang saling menguntungkan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

"Kebutuhan konektivitas menjadi semakin penting karena Temajuk tidak hanya diproyeksikan sebagai kawasan perbatasan, tetapi juga sebagai salah satu destinasi wisata yang dapat menghubungkan potensi ekonomi lokal dengan pasar yang lebih luas," ujar Serli.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK