Cegah Karhutla Meluas, Lahan Gambut di Limbung Dibasahi
Faktakalbar.id - Lahan gambut bekas kebakaran seluas sekitar satu hektare di dekat SMAN 4 Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, kembali disiram polisi untuk mencegah bara api muncul kembali, Minggu (16/8/2026).
Faktakalbar.id - Lahan gambut bekas kebakaran seluas sekitar satu hektare di dekat SMAN 4 Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, kembali disiram polisi untuk mencegah bara api muncul kembali, Minggu (16/8/2026).
Penyiraman dilakukan Tim Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Kubu Raya sebagai langkah pendinginan terhadap lahan gambut yang sebelumnya terbakar.
Kegiatan tersebut dipimpin Danton KRYD Pleton I AKP Supariyanto dengan fokus membasahi bagian lahan yang masih berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan.
Kondisi gambut membuat proses pendinginan perlu dilakukan meski api di permukaan telah padam.
Sisa bara di bawah tanah dapat kembali memicu asap apabila lahan mengering dan tidak mendapat pendinginan yang cukup.
Lokasi lahan yang berdekatan dengan SMAN 4 Desa Limbung juga menjadi perhatian karena asap dari kebakaran berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar sekolah.
Penyiraman dilakukan menggunakan sembilan rol selang dan mesin pompa Robin untuk menjangkau bagian lahan yang masih membutuhkan pembasahan.
Upaya tersebut dilakukan di tengah kondisi sumber air yang terbatas dan cuaca yang cenderung panas.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan bara di dalam gambut tidak kembali menimbulkan kebakaran.
"Api di permukaan memang telah padam, tetapi pendinginan harus terus dilakukannya untuk mematikan bara bawah tanah. Jika dipbiarkan, asapnya mengancam kesehatan warga, mengganggu anak-anak sekolah, hingga merusak penerbangan dan ekonomi daerah," tegas Ade.
Selain berdampak terhadap lingkungan sekitar sekolah, asap dari kebakaran lahan juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat apabila menyebar ke kawasan permukiman.
Kecamatan Sungai Raya juga menjadi kawasan penting karena terdapat Bandara Internasional Supadio yang melayani aktivitas penerbangan di Kalimantan Barat.
Kondisi asap yang memburuk dapat berpengaruh terhadap jarak pandang sehingga pemantauan terhadap perkembangan kebakaran tetap diperlukan.
Polres Kubu Raya mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar di tengah kondisi cuaca yang diperkirakan masih panas.
Jajaran Bhabinkamtibmas juga disiapkan untuk melakukan patroli dan memberikan edukasi kepada masyarakat di desa-desa terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Pendinginan lahan menjadi salah satu upaya untuk mencegah kebakaran kembali muncul sekaligus mengurangi potensi asap yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.