faktakalbar

Cara Mengatasi Overthinking Sebelum Tidur agar Pikiran Lebih Tenang

Simak cara mengatasi overthinking sebelum tidur agar pikiran lebih tenang dan kualitas istirahat meningkat. Terapkan kebiasaan sederhana ini setiap malam.

Penulis: Clara Saturday, 18 July 2026 📖 2 menit
Cara Mengatasi Overthinking Sebelum Tidur agar Pikiran Lebih Tenang
Ilustrasi seseorang over thinking sebelum tidur. (dok. ist)

Faktakalbar.id — Pernah merasa tubuh sudah lelah, tetapi pikiran justru terus bekerja saat hendak tidur? Kondisi ini sering dikenal sebagai overthinking, yaitu kebiasaan memikirkan berbagai hal secara berlebihan hingga membuat seseorang sulit terlelap.

Overthinking sebelum tidur dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari pekerjaan, masalah keuangan, hubungan pribadi, hingga kekhawatiran terhadap masa depan. Jika dibiarkan terus-menerus, kebiasaan ini bisa mengganggu kualitas tidur dan berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.

Berikut beberapa cara mengatasi overthinking sebelum tidur yang dapat dicoba.


1. Hindari Bermain Ponsel Sebelum Tidur

Paparan cahaya biru dari layar ponsel dapat menghambat produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur waktu tidur.

Sebaiknya hentikan penggunaan ponsel atau perangkat elektronik sekitar 30 hingga 60 menit sebelum tidur agar tubuh lebih mudah rileks.

2. Tulis Hal yang Mengganggu Pikiran

Jika banyak hal terus berputar di kepala, cobalah menuliskannya di buku catatan.

Cara ini dapat membantu "mengosongkan" pikiran sehingga Anda tidak terus memikirkan hal yang sama saat berada di tempat tidur.

3. Atur Napas Secara Perlahan

Latihan pernapasan dalam dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks.

Tarik napas perlahan melalui hidung, tahan beberapa detik, lalu embuskan secara perlahan melalui mulut. Ulangi beberapa kali hingga tubuh terasa lebih tenang.

4. Hindari Minum Kopi pada Malam Hari

Kafein dapat bertahan di dalam tubuh selama beberapa jam sehingga membuat seseorang tetap terjaga.

Jika ingin tidur lebih nyenyak, batasi konsumsi kopi, teh berkafein, atau minuman berenergi pada sore hingga malam hari.

5. Dengarkan Musik yang Menenangkan

Musik dengan tempo lambat atau suara alam dapat membantu menurunkan tingkat stres dan membuat suasana hati lebih tenang menjelang tidur.

Pastikan volume tidak terlalu keras agar tidak mengganggu proses istirahat.

6. Lakukan Meditasi Singkat

Meditasi selama lima hingga sepuluh menit dapat membantu mengalihkan fokus dari pikiran yang berlebihan.

Fokuskan perhatian pada napas dan biarkan pikiran datang serta pergi tanpa harus diikuti.

7. Buat Jadwal Tidur yang Teratur

Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari dapat membantu tubuh memiliki ritme tidur yang lebih baik.

Kebiasaan ini juga membuat tubuh lebih mudah mengantuk pada malam hari.

8. Hindari Memikirkan Solusi di Tempat Tidur

Tempat tidur sebaiknya digunakan untuk beristirahat, bukan untuk menyelesaikan masalah.

Jika muncul berbagai pikiran, ingatkan diri bahwa Anda bisa memikirkannya kembali pada keesokan hari saat kondisi tubuh lebih segar.

Kapan Harus Mencari Bantuan?

Apabila overthinking berlangsung dalam waktu lama, menyebabkan sulit tidur hampir setiap malam, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau disertai rasa cemas yang berlebihan, sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga kesehatan agar mendapatkan penanganan yang tepat.


Mengatasi overthinking sebelum tidur membutuhkan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Mengurangi penggunaan ponsel, melakukan latihan pernapasan, menulis jurnal, hingga menjaga jadwal tidur dapat membantu pikiran menjadi lebih tenang.

Dengan kualitas tidur yang baik, tubuh akan lebih segar saat bangun di pagi hari, konsentrasi meningkat, serta kesehatan fisik dan mental tetap terjaga.


Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK