BNPB Ungkap 99 Persen Penyebab Kebakaran Lahan di Kubu Raya Dipicu Ulah Manusia
Faktakalbar.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengungkapkan aksi pembakaran oleh oknum masyarakat menjadi penyebab kebakaran lahan di Kubu Raya yang meluas di kawasan gambut.
Faktakalbar.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengungkapkan aksi pembakaran oleh oknum masyarakat menjadi penyebab kebakaran lahan di Kubu Raya yang meluas di kawasan gambut.
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan menyampaikan hal tersebut saat meninjau posko penanganan di halaman SDN 5 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, pada Jumat (7/8/2026).
Dari hasil pemantauan lapangan, hampir seluruh titik api pemicu bencana disebabkan oleh aktivitas pembukaan lahan pertanian yang tidak diawasi secara memadai.
Budi menegaskan bahwa kelalaian warga dalam mengawasi sisa pembakaran menjadi faktor utama pemicu maraknya titik api.
“99 persen lahan yang terbakar ini karena ulah manusia,” ucap Budi.
Menurutnya, sebagian masyarakat kerap menyalahgunakan ketentuan aturan daerah terkait izin pembukaan lahan terbatas tanpa menjalankan prosedur keselamatan.
“Mungkin karena ada perda yang memperbolehkan membakar 2 hektar lahan untuk dijadikan kebun. Tapi tidak hanya berbunyi seperti itu, tapi harus ditunggu sehingga api tidak melebar ke mana-mana,” lanjut Budi.
Karakteristik lahan gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan tanah kerap memicu munculnya kembali kobaran api saat bertiup angin kencang.
“Yang terjadi ketika sudah dibakar, dikira sudah padam ditinggal pulang. Karena lahan gambut, ternyata api masih membara di dalam tanah, kena angin (kemudian api membesar) itu lah yang terjadi,” tegasnya.
BNPB meminta aparat penegak hukum tidak ragu menjatuhkan sanksi tegas kepada para pelaku guna memberikan efek jera.
Penindakan hukum secara konsisten dinilai sangat krusial mengingat bahaya penyebab kebakaran lahan di Kubu Raya berdampak langsung pada kesehatan publik serta kerusakan ekosistem.
Langkah penegakan hukum ini diharapkan dapat menghentikan kebiasaan warga membakar lahan secara sembarangan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.