faktakalbar

BMKG Prediksi Hujan Guyur 14 Kabupaten dan Kota di Kalbar pada 11-17 Oktober 2026

Faktakalbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak memprediksi hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) pada 11-17 Oktober 2026.

Penulis: Natash Sunday, 11 October 2026 📖 2 menit
BMKG Prediksi Hujan Guyur 14 Kabupaten dan Kota di Kalbar pada 11-17 Oktober 2026
Peta Potensi hujan harian di kalbar, BMKG Supadio Pontianak memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat pada 11-17 Oktober 2026.. (Dok. BMKG Kalbar)

Faktakalbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak memprediksi hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) pada 11-17 Oktober 2026.

Prakiraan tersebut mencakup 14 kabupaten dan kota, termasuk Ketapang dan Kayong Utara yang dilaporkan mengalami minim hujan selama hampir tiga bulan terakhir.

Prakirawan Cuaca BMKG Supadio Pontianak, Imawan M. Stakim, menyampaikan prakiraan tersebut saat memberikan laporan kepada tim terpadu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ruang rapat Pusdalops BPBD Kalbar pada Sabtu (10/10/2026) malam.

"Prakiraan cuaca pada 11 Oktober 2026, hujan ringan akan terjadi di Kabupaten Kayong Utara, Mempawah, Melawi, Kota Pontianak dan Singkawang sementara hujan intensitas sedang terjadi di Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Kubu Raya, Sintang, Sanggau, Sekadau, Landak dan Sambas," kata Imawan.

Pada Senin (12/10/2026), hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Kubu Raya, Mempawah, Sambas, Sintang, Sanggau, Sekadau, dan Kota Singkawang.

Sementara itu, tiga wilayah lainnya diprakirakan mengalami hujan ringan pada tanggal yang sama.

"Untuk tanggal 13 hingga 17 Oktober 2026 potensi hujan ringan hingga sedang masih terjadi di wilayah-wilayah sama pada hari sebelumnya. Namun, selama sepekan ke depan seluruh wilayah Kalbar masih belum memiliki potensi hujan dengan intensitas lebat," ucap Imawan.

Prakiraan tersebut menunjukkan potensi hujan masih berlanjut hingga pertengahan Oktober, meskipun intensitasnya diperkirakan belum mencapai kategori lebat.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi masyarakat di wilayah yang sebelumnya mengalami kekurangan hujan, terutama di bagian selatan Kalbar.

Meski demikian, prakiraan hujan tidak berarti seluruh wilayah akan menerima curah hujan dengan jumlah dan durasi yang sama.

BMKG juga mengingatkan bahwa potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan masih perlu diwaspadai selama periode tersebut.

Wilayah yang menjadi perhatian meliputi Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, dan Melawi pada 11-17 Oktober 2026.

Masyarakat di wilayah tersebut tetap perlu memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan mengantisipasi risiko kebakaran, terutama saat kondisi lahan masih kering.

Data pemantauan BMKG hingga Sabtu (10/10/2026) pukul 16.00 WIB juga mencatat delapan titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kabupaten Ketapang.

Sementara itu, 13 kabupaten dan kota lainnya di Kalbar tidak tercatat memiliki titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi pada waktu pemantauan tersebut.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK