faktakalbar

BMKG Deteksi 1.148 Titik Panas di Kalbar, Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan Masih Tinggi

Faktakalbar.id - Sebanyak 1.148 titik panas masih terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat dalam pemantauan selama 24 jam terakhir, sementara potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diprakirakan masih perlu diwaspadai selama sepekan ke depan.

Penulis: Natash Thursday, 15 October 2026 📖 2 menit
BMKG Deteksi 1.148 Titik Panas di Kalbar, Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan Masih Tinggi
BMKG mendeteksi 1.148 titik panas di Kalimantan Barat selama 24 jam terakhir dan memperingatkan potensi karhutla dalam sepekan ke depan. (Dok. BMKG)

Faktakalbar.id - Sebanyak 1.148 titik panas masih terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat dalam pemantauan selama 24 jam terakhir, sementara potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diprakirakan masih perlu diwaspadai selama sepekan ke depan.

Data tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak dalam laporan prakiraan cuaca Kalimantan Barat, Kamis, 15 Oktober 2026.

Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Reny, mengatakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat masih berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar berdasarkan indeks karhutla untuk satu minggu ke depan.

"Untuk pantauan titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat selama 24 jam terakhir terdeteksi 1.148 titik panas di wilayah Kalimantan Barat, dan untuk indeks karhutla satu minggu ke depan umumnya wilayah Kalimantan Barat masih masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar," kata Reny.

Temuan ribuan titik panas tersebut menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam pemantauan potensi kebakaran di wilayah Kalimantan Barat.

Risiko karhutla juga menjadi perhatian karena prakiraan cuaca pada Kamis menunjukkan kondisi berawan dan kekaburan udara akibat kabut asap pada pagi hingga siang hari.

Meski hujan diprakirakan turun di sebagian besar wilayah pada siang hingga sore hari, intensitas dan sebaran hujan tidak merata di setiap kabupaten.

BMKG memperkirakan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat, sedangkan hujan sedang berpeluang mengguyur sejumlah wilayah, termasuk Sambas, Mempawah, Landak, Kubu Raya, Kayong Utara, Sanggau, dan Ketapang.

Hujan lebat juga berpotensi terjadi di sebagian Kabupaten Bengkayang.

Namun, prakiraan hujan tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruh wilayah yang terdeteksi titik panas telah mengalami kebakaran, karena titik panas merupakan indikator yang perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Kondisi ini membuat pemantauan titik panas dan perkembangan cuaca tetap penting untuk mendukung upaya pencegahan karhutla.

Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan indikasi kebakaran kepada petugas setempat.

Informasi terbaru mengenai cuaca dan pemantauan karhutla dapat diakses melalui aplikasi Info BMKG, situs kalbar.bmkg.go.id, serta akun Instagram terverifikasi @BMKG_Kalbar.

Pembaruan informasi diperlukan untuk mengetahui perubahan tingkat kerawanan kebakaran dan kondisi cuaca di masing-masing wilayah Kalimantan Barat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK