BMKG Catat 874 Titik Panas di Kalbar, Risiko Karhutla Meningkat di Wilayah Selatan
Faktakalbar.id - Sebanyak 874 titik panas terdeteksi di Kalimantan Barat dalam pemantauan 24 jam terakhir hingga Selasa, 13 Oktober 2026, berdasarkan data BMKG Supadio Pontianak.
Faktakalbar.id - Sebanyak 874 titik panas terdeteksi di Kalimantan Barat dalam pemantauan 24 jam terakhir hingga Selasa, 13 Oktober 2026, berdasarkan data BMKG Supadio Pontianak.
BMKG juga memperingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama sepekan ke depan, terutama di wilayah selatan Kalimantan Barat.
Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Iskandar, menyebut indeks kerawanan kebakaran di sejumlah wilayah berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
"Untuk pantauan titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat selama 24 jam terakhir terdeteksi adanya 874 titik panas di wilayah Kalimantan Barat. Untuk indeks kebakaran hutan dan lahan dalam sepekan ke depan masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar, khususnya pada wilayah selatan Kalimantan Barat, yaitu di wilayah Ketapang, Kayong Utara, dan Melawi," kata Iskandar.
Ketapang, Kayong Utara, dan Melawi menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam pemantauan risiko karhutla berdasarkan prakiraan tersebut.
Jumlah titik panas merupakan indikator yang perlu ditindaklanjuti melalui pemantauan lapangan untuk memastikan ada atau tidaknya kebakaran.
Karena itu, data titik panas tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruh lokasi yang terdeteksi sedang mengalami kebakaran hutan atau lahan.
Di sisi lain, kondisi cuaca Kalimantan Barat pada Selasa masih berpotensi mengalami kekaburan udara akibat kabut asap.
BMKG memprakirakan hujan ringan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Sambas, Singkawang, Bengkayang, Mempawah, Landak, Pontianak, dan Kubu Raya.
Hujan ringan juga berpotensi turun pada malam hingga dini hari di sebagian wilayah Landak, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
Meski terdapat peluang hujan di sejumlah daerah, masyarakat tetap perlu memperhatikan peringatan mengenai risiko kebakaran selama sepekan ke depan.
Kondisi angin diprakirakan bertiup dari tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–35 kilometer per jam, sedangkan suhu udara berkisar 23–34 derajat Celsius.
Informasi perkembangan titik panas dan cuaca dapat dipantau melalui aplikasi Info BMKG, situs kalbar.bmkg.go.id, serta akun Instagram terverifikasi @BMKG_Kalbar.
Informasi tersebut dapat menjadi rujukan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang masuk kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.