Belum Tersentuh Listrik, Warga 5 Desa di Landak Masih Masih Mengandalkan Lampu Pelita
Faktakalbar.id - Ribuan warga di sejumlah desa di Kabupaten Landak hingga kini belum menikmati aliran listrik PLN di Kabupaten Landak menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Wilayah yang belum teraliri energi listrik tersebut…
Faktakalbar.id - Ribuan warga di sejumlah desa di Kabupaten Landak hingga kini belum menikmati aliran listrik PLN di Kabupaten Landak menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wilayah yang belum teraliri energi listrik tersebut meliputi Desa Meranti, Desa Padang Pio, Desa Engkol Padang, Desa Untang, dan Desa Perdalam.
Untuk memenuhi kebutuhan penerangan sehari-hari, warga lokal masih terpaksa mengandalkan lampu pelita serta mesin genset secara swadaya.
Beban ekonomi masyarakat semakin berat karena biaya pembelian bahan bakar minyak untuk pengoperasian genset terus membengkak di kawasan pedalaman.
Ketiadaan akses energi listrik ini memberikan dampak sistematis terhadap sektor pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian warga di kawasan perdesaan.
Anak-anak di lima desa tersebut kerap mengalami keterbatasan saat harus belajar di rumah pada malam hari akibat minimnya penerangan.
Fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat setempat juga terkendala dalam penyimpanan jenis obat dan vaksin tertentu yang membutuhkan penanganan suhu dingin.
Selain itu, para pelaku usaha mikro di desa harus mengeluarkan biaya operasional tinggi yang menggerus pendapatan harian mereka.
Kondisi tanpa penerangan permanen ini telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa ada kepastian kapan jaringan nasional akan tersambung.
Keterbatasan akses terhadap listrik PLN di Kabupaten Landak dinilai menghambat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman Kalimantan Barat.
Warga berharap keterisolasian energi ini segera diatasi oleh pihak berwenang agar masyarakat dapat merasakan kemerdekaan secara utuh dan setara.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.