faktakalbar

Belasan Titik Panas Karhutla Muncul di Kecamatan Toba Sanggau

Faktakalabr.id - Sebanyak 14 titik panas atau hotspot berstatus sedang terdeteksi di wilayah Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu (29/8/2026). Sebaran titik panas tersebut terpantau berada di empat desa, yakni Desa Kampung Baru…

Penulis: Natash Sunday, 30 August 2026 📖 1 menit
Belasan Titik Panas Karhutla Muncul di Kecamatan Toba Sanggau
Asap tipis masih membubung dari sisa bara api di salah satu titik panas di Dusun Kemantan, Desa Bagan Asam. (Dok. Ist)

Faktakalabr.id - Sebanyak 14 titik panas atau hotspot berstatus sedang terdeteksi di wilayah Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu (29/8/2026).

Sebaran titik panas tersebut terpantau berada di empat desa, yakni Desa Kampung Baru, Desa Bagan Asam, Desa Teraju, dan Desa Kemantan.

Area terbanyak ditemukan di Dusun Mangkup Desa Teraju dengan empat titik panas dalam satu hamparan lokasi.

Pemeriksaan fisik menunjukkan mayoritas lokasi sudah padam, namun kepulan asap tebal masih membubung di Dusun Mungguk Pasir dan Dusun Kemantan.

Munculnya belasan titik panas ini menjadi sinyal peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sanggau bagian selatan.

Kapolsek Toba Arnold Rocky Montolalu menegaskan pemeriksaan langsung sangat krusial untuk memastikan kondisi vegetasi di sekitar titik koordinat.

“Setiap titik yang terpantau kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung. Yang menjadi perhatian bukan hanya api yang terlihat, tetapi juga sisa bara dan asap yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran,” ujar Arnold.

Arnold mengimbau warga kawasan pesisir dan daratan Toba untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas pembakaran lahan.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat api atau asap di sekitar lahan. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan,” kata Arnold.

Kondisi cuaca yang terik dikhawatirkan dapat memicu bara api sisa pembakaran kembali menyala jika tidak dipantau secara berkala.

Petugas gabungan dan masyarakat lokal saat ini memperketat pengawasan di area-area yang terindikasi rawan terbakar.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK