Bedah Keunggulan Kota Khatulistiwa, LAN Evaluasi Efektivitas Tata Kelola Pontianak
Lembaga Administrasi Negara menerjunkan belasan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXI Tahun 2026 ke Kota Pontianak untuk melakukan studi lapangan. Kegiatan yang difasilitasi oleh Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Ta…
Faktakalbar.id - Lembaga Administrasi Negara menerjunkan belasan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXI Tahun 2026 ke Kota Pontianak untuk melakukan studi lapangan.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta ASN ini bertujuan untuk menguji kompetensi kepemimpinan para birokrat secara langsung.
Sebanyak 17 peserta diboyong ke Kota Khatulistiwa guna mempelajari strategi tata kelola daerah berbasis sektor jasa dan perdagangan.
Ketua Rombongan LAN Hary Supriadi mengonfirmasi bahwa total peserta pelatihan pada angkatan ini berjumlah 70 orang.
Para peserta tersebut didistribusikan ke dua wilayah target studi visitasi, yakni Provinsi Lampung dan Provinsi Kalimantan Barat.
Untuk wilayah Kalimantan Barat, fokus peninjauan dibagi ke tingkat pemerintah provinsi dan Pemerintah Kota Pontianak.
Peserta kegiatan terdiri dari pejabat lintas instansi daerah seperti Kabupaten Subang, Garut, Muaro Jambi, Sijunjung, Belitung Timur, Halmahera Timur, Kota Bandung, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Bangka.
Selain pejabat daerah, beberapa perwakilan instansi pusat seperti Bawaslu RI, Sekretariat Jenderal DPR RI, serta Kementerian Kehutanan turut bergabung dalam rombongan.
Hary menegaskan bahwa seluruh peserta diwajibkan mengidentifikasi inovasi dan keunggulan tata kelola di lokasi peninjauan.
“Peserta diminta mencermati dan melihat keberhasilan Pemerintah Kota Pontianak, best practice-nya seperti apa, serta keunggulan kompetitifnya. Nanti dituangkan dalam produk pembelajaran berupa laporan,” jelasnya.
Laporan hasil studi tersebut nantinya diolah menjadi dokumen rekomendasi resmi bagi penguatan kebijakan pemerintah setempat.
Pihak LAN turut menyampaikan apresiasi atas keterbukaan akses data dan fasilitas yang disediakan oleh otoritas Kota Pontianak.
Penerimaan rombongan dipusatkan di Pontive Center yang berlokasi di dalam kompleks Kantor Wali Kota Pontianak.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menyambut baik kedatangan para pejabat peserta program nasional tersebut.
“Kami merasa terhormat dan bangga karena Kota Pontianak dipilih menjadi salah satu lokus pembelajaran dalam rangka visitasi kepemimpinan nasional ini,” ujarnya.
Amirullah memaparkan bahwa porsi terbesar perekonomian daerahnya disokong oleh sektor perdagangan dan jasa dengan kontribusi PDRB melebihi 75 persen.
Struktur ekonomi tersebut menuntut jajaran birokrasi lokal untuk terus mengoptimalkan efisiensi pelayanan publik.
“Karena itu, tata kelola pemerintahan harus terus diperkuat agar pelayanan publik semakin baik,” jelasnya.
Peninjauan lapangan peserta difokuskan pada tiga lokasi utama, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, serta Kecamatan Pontianak Barat.
Ketiga titik lokasi tersebut dinilai memiliki inovasi operasional yang relevan untuk dijadikan rujukan oleh para peserta pelatihan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.