faktakalbar

Bank Kalbar dan Pemkab Sanggau Bekali 203 ASN Calon Pensiun 2027, Siapkan Akses KUR untuk Usaha Produktif

Faktakalbar.id - Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerja sama dengan Bank Kalbar membekali 203 aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun pada 2027, Rabu (24/6/2026).

Penulis: Wati Wednesday, 24 June 2026 📖 2 menit
Bank Kalbar dan Pemkab Sanggau Bekali 203 ASN Calon Pensiun 2027, Siapkan Akses KUR untuk Usaha Produktif
Pemkab Sanggau bersama Bank Kalbar memberikan pembekalan kepada 203 ASN calon pensiunan 2027, termasuk informasi administrasi pensiun dan peluang pembiayaan usaha produktif. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerja sama dengan Bank Kalbar membekali 203 aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun pada 2027, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu aula hotel di Kabupaten Sanggau tersebut dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau, Herkulanus, sebagai persiapan menghadapi masa purna tugas.

“Bank Kalbar bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sanggau, dalam hal ini BKPSDM, melaksanakan kegiatan yang setiap tahun kita laksanakan, yaitu pembekalan kepada ASN yang akan memasuki usia pensiun. Hari ini pesertanya adalah ASN yang akan pensiun di tahun 2027,” ujar Herkulanus.

Herkulanus menjelaskan, pembekalan tersebut bertujuan membantu calon pensiunan memahami pengelolaan keuangan dan persyaratan administrasi untuk memperoleh hak pensiun dari PT Taspen.

“Dengan adanya kegiatan ini, para calon pensiun bisa tahu apa saja berkas-berkas administrasi yang harus disiapkan untuk mengurus hak-haknya,” ujarnya.

Menurut Herkulanus, persiapan pensiun tidak cukup hanya berkaitan dengan pemenuhan administrasi dan keuangan, tetapi juga perlu diarahkan pada pengembangan usaha produktif.

Ia berharap perbankan turut memberikan pendampingan kepada pensiunan agar fasilitas pembiayaan dapat dimanfaatkan untuk membangun usaha dan mendukung ketahanan pangan keluarga.

“Kita harapkan ke depan ada pendampingan sehingga stimulus perkreditan yang dikucurkan dapat memberikan manfaat. Tidak hanya untuk hal konsumtif, tapi bisa untuk usaha, dalam rangka ketahanan pangan keluarga. Perlu pendampingan soal usaha apa yang sedang prospek, marketing, dan pemasarannya,” jelasnya.

Kepala Bank Kalbar Cabang Sanggau, Imam Darwin Saputra, menyatakan pihaknya siap mendukung ASN calon pensiunan melalui layanan keuangan, pengenalan transaksi digital, serta informasi mengenai peluang usaha yang dapat dikembangkan setelah pensiun.

Imam menyebut sektor pertanian, termasuk kelapa sawit, dan usaha kuliner sebagai sejumlah pilihan usaha yang dapat dipertimbangkan para calon pensiunan sesuai kemampuan dan potensi masing-masing.

“Di Sanggau ini banyak sekali usaha yang bisa mereka jalankan. Banyak juga sektor pertanian seperti sawit. Apakah nanti para ASN ini bisa merambah ke situ, membeli lahan sawit secara mandiri. Bank Kalbar akan memberikan layanan dari sisi keuangan,” jelas Imam.

Ia juga mengapresiasi kepercayaan ASN di Kabupaten Sanggau yang telah menggunakan layanan Bank Kalbar dalam pengelolaan keuangan selama masa kerja hingga memasuki masa pensiun.

“Pengelolaan keuangan dari mulai P3K, dari CPNS sampai pensiun, kita yang mengelola dananya. Kita apresiasi seluruh ASN khususnya di Kabupaten Sanggau. Kami sangat bangga melayani seluruh ASN dengan mengelola keuangan mereka sampai masa pensiun,” ucap Imam.

Sebagai tindak lanjut, Bank Kalbar menyiapkan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi ASN yang ingin melanjutkan aktivitas ekonomi melalui usaha produktif setelah pensiun.

“Kalau ASN tersebut akan melanjutkan ke sektor usaha produktif, kita bisa kasih kredit produktif, misalnya KUR. Setelah akad kredit, kita akan melakukan pendampingan berupa konsultasi usaha,” pungkas Imam.

Melalui pembekalan tersebut, Pemkab Sanggau dan Bank Kalbar berharap para calon pensiunan dapat mempersiapkan masa purna tugas secara administratif dan finansial sekaligus memiliki peluang untuk tetap produktif melalui kegiatan usaha.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK