Banjir Putuskan Jembatan Kayu Sungai Sopang di Kapuas Hulu, Akses Dua Desa Terganggu
Faktakalbar.id - Jembatan kayu Sungai Sopang di Dusun Sungai Terus, Desa Sejahtera Mandiri, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, terputus akibat derasnya arus sungai saat banjir dan mengganggu akses warga menuju Desa Beringin.
Faktakalbar.id - Jembatan kayu Sungai Sopang di Dusun Sungai Terus, Desa Sejahtera Mandiri, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, terputus akibat derasnya arus sungai saat banjir dan mengganggu akses warga menuju Desa Beringin.
Kerusakan jembatan tersebut menyebabkan jalur penghubung kedua desa tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kondisi ini berdampak pada mobilitas masyarakat yang menggunakan jembatan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain perjalanan warga, putusnya akses juga berpotensi menghambat distribusi barang kebutuhan sehari-hari antara kedua desa.
Jembatan kayu Sungai Sopang selama ini menjadi salah satu jalur penghubung masyarakat Desa Sejahtera Mandiri dan Desa Beringin.
Akibat kerusakan tersebut, warga yang hendak bepergian melalui jalur itu kini menghadapi kendala transportasi.
Belum ada informasi mengenai alternatif jalur yang dapat digunakan warga untuk menghubungkan kedua desa selama jembatan belum bisa dilalui.
Waktu perbaikan maupun pembangunan kembali jembatan juga belum diketahui berdasarkan informasi yang tersedia.
Kondisi tersebut membuat akses transportasi menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian, terutama bagi warga yang bergantung pada jalur tersebut untuk memenuhi kebutuhan harian.
Kerusakan jembatan akibat derasnya arus sungai saat banjir juga menunjukkan kerentanan infrastruktur kayu terhadap kondisi aliran air yang kuat.
Namun, belum tersedia keterangan lebih lanjut mengenai tingkat kerusakan struktur jembatan maupun kemungkinan pembangunan kembali dalam waktu dekat.
Polsek Hulu Gurung mengimbau warga agar berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar lokasi jembatan yang terputus.
Masyarakat juga diminta tidak memaksakan diri melintasi bagian jembatan yang rusak karena dapat membahayakan keselamatan.
Sampai pengecekan dilakukan, jembatan tersebut masih belum dapat digunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Warga kedua desa perlu memperhatikan kondisi akses sebelum melakukan perjalanan dan menghindari bagian jembatan yang terputus.
Kepastian mengenai jalur alternatif dan penanganan kerusakan dibutuhkan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.