Asap Tebal Selimuti Nanga Awin, Tim Gabungan Padamkan Api
Faktakalbar.id - Kepulan asap tebal menyelimuti kawasan Desa Nanga Awin, Kabupaten Kapuas Hulu, akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi
Faktakalbar.id - Kepulan asap tebal menyelimuti kawasan Desa Nanga Awin, Kabupaten Kapuas Hulu, akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi.
Kapolres Kapuas Hulu Wisnu Perdana Putra bersama Dandim 1206/Putussibau Andreas Prabowo Putro turun langsung ke lokasi kebakaran untuk memimpin pemadaman.
Personel gabungan TNI-Polri bersama masyarakat dan unsur terkait bahu-membahu melakukan pemadaman serta pendinginan terhadap titik-titik yang masih mengeluarkan asap.
Proses pemadaman menghadapi kendala lantaran kepulan asap tebal yang menyebabkan jarak pandang para petugas di lapangan menjadi sangat terbatas.
Kondisi medan yang menantang tersebut menuntut kewaspadaan tinggi serta kerja sama ketat antarseluruh personel penanggulangan bencana di lokasi.
Upaya penyiraman terus digencarkan petugas guna mencegah kobaran api kembali membesar dan meluas ke kawasan permukiman di sekitarnya.
Penanganan kebakaran ini turut mendapat bantuan tambahan dari tim ASR Putussibau yang dikerahkan membantu percepatan proses pemadaman di area terdampak.
Sinergitas antara TNI, Polri, serta partisipasi aktif warga dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat penanggulangan karhutla di wilayah tersebut.
Kapolres Kapuas Hulu Wisnu Perdana Putra menyatakan bahwa penanganan karhutla membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat, baik dalam pemadaman maupun pencegahan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan melakukan pembakaran saat membuka lahan dan segera laporkan apabila menemukan titik api, sehingga dapat ditangani sedini mungkin," ujar Wisnu.
Ia juga menegaskan komitmen jajarannya bersama TNI untuk memantau situasi secara intensif serta menyiapkan langkah pencegahan di wilayah Kapuas Hulu.
Menurutnya, langkah pencegahan dini menjadi krusial guna mengantisipasi kemunculan titik api baru di tengah cuaca yang meningkatkan risiko kebakaran.
Kehadiran pimpinan kepolisian dan TNI di lapangan merupakan bentuk komitmen nyata dalam melindungi warga serta menjaga lingkungan dari dampak karhutla.
Kepolisian setempat kembali mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan setiap indikasi titik api kepada pihak berwenang.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.