faktakalbar

AQI Pontianak Buruk, Kualitas Udara Tembus Level 1000

Faktakalbar.id - Kualitas udara di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, memburuk hingga menyentuh angka 1000 pada Indeks Kualitas Udara (AQI) akibat paparan kabut asap pekat. Angka pada indikator pemantau udara tersebut mengonfirmasi status lingkungan…

Penulis: Wati Sunday, 30 August 2026 📖 1 menit
AQI Pontianak Buruk, Kualitas Udara Tembus Level 1000
Suasana Kota Pontianak yang diselimuti kabut asap pekat dengan Indeks Kualitas Udara mencapai level berbahaya. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kualitas udara di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, memburuk hingga menyentuh angka 1000 pada Indeks Kualitas Udara (AQI) akibat paparan kabut asap pekat.

Angka pada indikator pemantau udara tersebut mengonfirmasi status lingkungan berada pada kategori sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Peningkatan konsentrasi partikulat PM2.5 yang sangat tinggi memicu ancaman serius berupa penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bagi warga setempat.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan menjadi pihak paling terdampak dari lonjakan polusi ini.

Penggunaan masker medis biasa dinilai tidak lagi optimal untuk menyaring partikel racun halus yang terkandung di dalam kabut asap tebal tersebut.

Kondisi paparan polusi ekstrem dalam jangka panjang juga berpotensi memicu kerusakan fungsi paru-paru secara permanen hingga risiko gagal napas.

Masyarakat yang bermukim di wilayah terdampak kini diimbau untuk membatasi seluruh bentuk aktivitas di luar ruangan demi meminimalkan risiko kesehatan.

Warga juga disarankan mengoperasikan alat pemurni udara atau memasang kain basah pada ventilasi rumah guna menahan laju masuknya asap.

Guna mengurangi paparan langsung zat berbahaya, penggunaan masker pelindung standar N95 sangat direkomendasikan saat beraktivitas di ruang terbuka.

Hingga Sabtu siang, kepulan asap tebal masih menyelimuti kawasan pemukiman warga dan membatasi jarak pandang secara signifikan di berbagai sudut kota.

Masyarakat terus berupaya melakukan langkah perlindungan mandiri di tengah kondisi kualitas udara yang belum menunjukkan tanda-tanda membaik.

Peningkatan kasus keluhan pernapasan diperkirakan bakal terus bertambah jika konsentrasi kabut asap di udara tidak kunjung menurun dalam waktu dekat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK