Antrean SPBU Meluap ke Jalan, Personel Kepolisian Disiagakan di Kubu Raya
Kepolisian Resor Kubu Raya menerjunkan personel pengamanan di sejumlah SPBU guna mengatur arus lalu lintas yang mengular hingga ke bahu jalan raya.
Faktakalbar.id - Kepolisian Resor Kubu Raya menerjunkan personel pengamanan di sejumlah SPBU guna mengatur arus lalu lintas yang mengular hingga ke bahu jalan raya.
Langkah penyiagaan petugas dilakukan setelah peningkatan volume kendaraan yang mengantre bahan bakar memicu kerawanan kemacetan di beberapa jalur utama.
Selain mengurai kemacetan, pengawasan langsung di lokasi ditujukan untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban masyarakat akibat gesekan antarpengetre.
Aparat penegak hukum juga memantau jalannya distribusi bahan bakar agar proses pelayanan pengisian berlangsung adil dan tertib bagi seluruh pengendara.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna kendaraan roda dua, roda empat, dan seterusnya, bahwa untuk SPBU di wilayah Kubu Raya saat ini kami memastikan seluruh stok BBM masih tersedia. Masyarakat tidak perlu panik ataupun melakukan pembelian secara berlebihan karena distribusi BBM masih berjalan sebagaimana mestinya," kata Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Ade.
Kepolisian mendesak warga agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi simpang siur mengenai kelangkaan bahan bakar di platform pesan singkat.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, khususnya isu mengenai kelangkaan Pertalite. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak menimbulkan kepanikan," tutur Ade.
Kehadiran personel di lapangan terbukti mampu menekan dampak penumpukan kendaraan sehingga arus lalu lintas tetap mengalir lancar.
Monitoring ketat lalu lintas dan ketertiban di area area SPBU dipastikan terus berlangsung sampai aktivitas pengisian kembali stabil.
Warga pengguna jalan diminta saling menghormati dan mengikuti arahan petugas pengatur lalu lintas di sekitar lokasi pengisian.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.