Antisipasi Bara di Musim Kemarau, Petugas Gelar Pembasahan Kebakaran Lahan Warga di Tayan Hilir
Faktakalbar.id - Petugas Polsek Tayan Hilir bersama tim Binsika melakukan pembasahan intensif pasca-kebakaran lahan warga di Sanggau, tepatnya di Dusun Serama, Desa Kawat, Sabtu (8/8/2026) malam.
Faktakalbar.id - Petugas Polsek Tayan Hilir bersama tim Binsika melakukan pembasahan intensif pasca-kebakaran lahan warga di Sanggau, tepatnya di Dusun Serama, Desa Kawat, Sabtu (8/8/2026) malam.
Langkah pendinginan tersebut diambil untuk memadamkan sisa-sisa bara api di dalam tanah agar tidak kembali menyala akibat tertiup angin di tengah cuaca kemarau.
Kebakaran yang melanda area semak belukar dan perkebunan kelapa sawit milik warga bernama Herenimus alias Jul tersebut sempat memicu kekhawatiran masyarakat sekitar.
Penanganan dipimpin langsung Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H., dengan mengombinasikan kekuatan 8 personel polsek, 12 anggota Binsika, serta puluhan warga desa.
“Begitu menerima informasi, personel langsung kami arahkan ke lokasi bersama tim pemadam kebakaran. Fokus utama kami adalah mengendalikan titik api secepat mungkin dan mencegah kobaran merambat ke area lain, terutama karena kondisi vegetasi di lahan cukup kering,” ujar Iptu Kusdarwanto.
Untuk mempercepat pendinginan area, tim mengerahkan armada tangki air 6.000 liter, unit Baby Tank 1.000 liter, serta mesin penyemprot Robin ke pusat titik api.
Petugas menyisir setiap celah tanah yang berasap guna memastikan seluruh material vegetasi kering terbasahi secara sempurna.
“Kami juga memastikan area yang sudah terbakar mendapatkan penanganan secara menyeluruh. Setelah api berhasil dikendalikan, pendinginan dan pemantauan tetap menjadi bagian penting agar tidak muncul kembali titik api yang berpotensi meluas,” kata Iptu Kusdarwanto.
Pihak kepolisian turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan menghindari pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Pencegahan kebakaran lahan warga di Sanggau membutuhkan kesadaran bersama serta laporan cepat dari masyarakat apabila menemukan adanya indikasi titik api di lingkungan sekitar.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.