Ancam SMKN 1 Sungai Raya, Tim Gabungan Lakukan Pendinginan Lahan Gambut 9 Hektare di Kubu Raya
Faktakalbar.id - Tim KRYD Polres Kubu Raya bersama personel gabungan melakukan penyekatan dan pendinginan lahan gambut di Kubu Raya usai kebakaran melahap area seluas sembilan hektare di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya
Faktakalbar.id - Tim KRYD Polres Kubu Raya bersama personel gabungan melakukan penyekatan dan pendinginan lahan gambut di Kubu Raya usai kebakaran melahap area seluas sembilan hektare di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya pada Kamis (6/8/2026).
Langkah ini diambil guna memadamkan sisa bara api di bawah permukaan tanah yang berpotensi memicu penyalaan kembali di dekat kawasan SMKN 1 Sungai Raya.
Operasi pendinginan tersebut dipimpin oleh Danton I KRYD Polres Kubu Raya Supariyanto dengan menyisir seluruh titik yang masih mengeluarkan kepulan asap.
Dalam operasi penanganan di lapangan, tim gabungan mengerahkan tiga unit mesin Robin, 32 bentang selang, tiga nozzle, dan tiga selang hisap guna menjangkau area gambut yang terisolasi.
Selain menyiram titik asap, petugas melakukan penyekatan dengan membuat jalur pengaman di beberapa sisi lahan untuk memutus laju rambatan api.
Kasubsi Penmas Ade mewakili Kapolres Kubu Raya Rensa Aktadivia menjelaskan bahwa proses pendinginan lahan gambut di Kubu Raya menjadi tahapan yang paling menentukan.
"Karakteristik gambut berbeda dengan tanah mineral. Api dapat merambat di bawah permukaan melalui rongga-rongga gambut tanpa terlihat dari atas. Karena itu, meskipun kobaran api sudah padam, bara masih bisa bertahan dan kembali menyala apabila tidak dilakukan pendinginan secara menyeluruh," kata Ade.
"Penyekatan menjadi bagian penting dalam pengendalian karhutla. Tujuannya bukan hanya menghentikan rambatan api, tetapi juga melindungi objek-objek vital di sekitar lokasi, termasuk kawasan SMKN 1 Sungai Raya, apabila sewaktu-waktu terjadi penyalaan kembali," ujarnya.
Proses pemadaman darat menghadapi kendala keterbatasan sumber air akibat musim kemarau, cuaca panas, serta angin kencang yang mempercepat pengeringan semak belukar.
"Selama masih ada asap yang keluar dari permukaan gambut, berarti masih ada panas yang tersimpan di bawahnya. Karena itu, personel akan terus melakukan pendinginan sampai dipastikan tidak ada lagi potensi re-ignition atau penyalaan kembali," tambah Ade.
Petugas kepolisian terus bersiaga di lokasi kejadian hingga seluruh lapisan tanah gambut dipastikan bebas dari sumber panas aktif.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.