faktakalbar

Akses Bandara Singkawang Dikepung Karhutla, Belasan Hektare Terbakar

Kebakaran hutan dan lahan melanda area lahan gambut di sekitar Jembatan 12 yang merupakan akses masuk Bandara Singkawang

Penulis: Wati Thursday, 27 August 2026 📖 1 menit
Akses Bandara Singkawang Dikepung Karhutla, Belasan Hektare Terbakar
Petugas pemadam kebakaran berjalan kaki membawa selang menyisir lahan gambut terbakar di dekat Bandara Singkawang. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan melanda area lahan gambut di sekitar Jembatan 12 yang merupakan akses masuk Bandara Singkawang pada Selasa (25/8/2026).

Insiden yang berlokasi di Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan tersebut menghanguskan belasan hektare lahan dengan sedikitnya 12 titik api.

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, hingga pemadam swasta dikerahkan ke lokasi untuk membendung rembetan api.

Petugas di lapangan harus menembus medan sulit dengan sepeda motor hingga berjalan kaki sejauh 2 kilometer demi menjangkau titik kebakaran.

Keberadaan parit darurat di area sekitar lokasi menjadi penyuplai air utama yang membantu pasokan mesin pompa pemadam.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie memantau pemadaman di area gambut tersebut bersama jajaran pejabat daerah.

"Kondisi air yang melimpah melalui sejumlah parit darurat yang dibuat Pemkot Singkawang sangat mempermudah proses pemadaman api," kata Tjhai Chui Mie.

Keterlibatan kelompok relawan Masyarakat Peduli Api 007 turut mempercepat pembatasan penyebaran api di kawasan gambut kering.

"Saya sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat peduli api yang begitu besar dalam membantu memadamkan api, termasuk melakukan pengawasan ketat terhadap lahan gambut di sekitarnya sehingga kobaran api tidak meluas," ujarnya.

Sebagian besar titik api di kawasan tersebut kini sudah dapat dikendalikan oleh tim pemadam gabungan.

Petugas terus melakukan penyiraman berulang untuk mengeliminasi potensi bara api di dalam lapisan tanah gambut.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK